JAKARTA, DETIKBERITA.CO.ID –
Perumda Pasar Jaya raih TOP Digital Corporate Brand Award 2026, penghargaan nasional yang diberikan kepada perusahaan dengan kinerja terbaik dalam membangun reputasi dan kekuatan merek perusahaan di ranah digital.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang 8th Top Digital Corporate Brand Award 2026 yang digelar di Sheraton Jakarta Soekarno Hatta Airport Hotel, Kamis (5/3/2026). Ajang ini diselenggarakan oleh media ekonomi InfoEkonomi.id bekerja sama dengan lembaga riset digital TRAS N CO Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang dinilai berhasil mengelola corporate brand secara efektif melalui berbagai platform digital, mulai dari mesin pencari, media sosial hingga website resmi perusahaan.
Apresiasi atas Penguatan Brand Digital
Penghargaan yang diterima Perumda Pasar Jaya menjadi pengakuan atas upaya perusahaan dalam memperkuat komunikasi digital kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan.
Dalam keterangan yang disampaikan penyelenggara, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap perusahaan yang mampu membangun citra digital yang kuat.
“Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas upaya Perumda Pasar Jaya dalam membangun dan memperkuat brand perusahaan di ruang digital melalui pemanfaatan teknologi informasi, pengelolaan media sosial, serta pengembangan platform digital yang mendukung komunikasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan.”
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa transformasi digital yang dilakukan Pasar Jaya tidak hanya berfokus pada pengelolaan pasar, tetapi juga pada penguatan komunikasi dan reputasi perusahaan di era digital.
Penilaian Berdasarkan Riset Digital
Sementara itu, Research Director TRAS N CO Indonesia, Panji Nurdiyansyah, menjelaskan bahwa penilaian penghargaan ini dilakukan melalui riset digital dengan beberapa parameter utama.
“Penilaian dalam Top Digital Corporate Brand Index 2026 menggunakan tiga parameter utama, yakni Search Engine Aspect, Social Media Aspect, dan Website Aspect.”
Menurutnya, indikator Search Engine Aspect digunakan untuk mengukur popularitas perusahaan berdasarkan tingkat pencarian di mesin pencari.
Sementara Social Media Aspect menilai interaksi dan keterlibatan publik melalui platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan YouTube. Adapun Website Aspect menilai performa situs resmi perusahaan, termasuk tingkat kunjungan, kecepatan akses, serta kemudahan navigasi bagi pengguna.
Dorong Inovasi Branding Digital
Ajang penghargaan ini diikuti oleh berbagai perusahaan dari sektor BUMN, BUMD, hingga perusahaan swasta yang dinilai berhasil membangun reputasi perusahaan di ruang digital.
CEO InfoEkonomi.id Arief Munajad menegaskan bahwa penghargaan tersebut tidak sekadar seremoni, melainkan bentuk apresiasi berbasis data terhadap perusahaan yang berhasil membangun brand secara digital.
“Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk apresiasi berbasis data kepada perusahaan-perusahaan yang berhasil membangun corporate brand secara digital dan menjaga kepercayaan publik.”
Bagi Perumda Pasar Jaya, penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus meningkatkan inovasi digital serta memperkuat komunikasi perusahaan dengan masyarakat dalam pengelolaan pasar modern di Jakarta.























