15 Tahun Menjalani Laku Batin, Abdul Latif Bawa Kearifan Jawa dari Kediri ke Ruang Digital

Indah

- Penulis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita.co.id KEDIRI — Perjalanan panjang dalam mempelajari hening, semedi, topo broto, olah napas, dan disiplin diri membawa Abdul Latif pada satu kesimpulan: laku batin seharusnya membuat seseorang semakin jernih, membumi, dan bertanggung jawab terhadap kehidupannya.

Warga Kediri yang dikenal publik sebagai Guru Sabdo Roso itu kemudian mengembangkan Nafas Batin sebagai ruang belajar yang memadukan olah napas, meditasi, olah rasa, serta piwulang dan kearifan Jawa.

Perjalanan Abdul Latif mengenal berbagai bentuk laku telah berlangsung sekitar 15 tahun. Menurutnya, spiritualitas bukan tentang mengejar sensasi atau merasa lebih tinggi dibandingkan orang lain. Ukuran sebuah laku justru terlihat ketika seseorang mampu mengelola emosi, mengenali dorongan ego, mengambil keputusan dengan lebih jernih, serta menjaga tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semakin dalam seseorang belajar, semestinya semakin mampu mengenali dirinya dan semakin bertanggung jawab terhadap hidupnya. Laku bukan untuk membuat kita merasa lebih tinggi daripada orang lain.”

*Dari Website Menjadi Ekosistem Pembelajaran*

Nafas Batin pada awalnya hadir melalui website sebagai ruang berbagi tulisan dan materi pembelajaran. Dalam perkembangannya, ekosistem tersebut tumbuh menjadi komunitas, ruang pendampingan, materi meditasi dan olah napas, pembelajaran digital, serta aplikasi yang membantu pengguna menjalani latihan secara lebih terstruktur.

Bagi Guru Sabdo Roso, teknologi tidak perlu dipertentangkan dengan kearifan tradisi. Perangkat digital dapat menjadi jembatan agar pengetahuan dan latihan yang dahulu banyak diperoleh melalui pertemuan langsung kini dapat dipelajari melalui format yang lebih mudah dijangkau.

Baca Juga:  Lanal Bengkulu Laksanakan Bakti Sosial Pembersihan Kawasan Benteng Marlborough 

“Teknologi hanyalah wadah. Pengetahuan bisa kita baca melalui layar, tetapi kejernihan tetap harus dilatih dari dalam diri dan dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari.”

*Kediri, Kearifan Jawa, dan Generasi Digital*

Sebagai warga Kediri, Abdul Latif melihat kearifan Jawa tetap memiliki relevansi di tengah perubahan zaman. Nilai seperti hening, eling, kejernihan rasa, dan keteguhan dalam laku dinilainya dapat disampaikan kembali dengan bahasa dan media yang lebih dekat dengan generasi digital.

Ia juga menekankan bahwa pendampingan batin seharusnya tidak menciptakan ketergantungan kepada pembimbing. Tujuannya adalah membantu seseorang semakin mampu mengenali, menata, dan bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri.

“Zaman boleh berubah, alat boleh berubah, tetapi manusia tetap perlu belajar mengenali dirinya. Selama manusia masih memiliki pikiran, rasa, keinginan, dan ego, latihan untuk kembali eling akan selalu relevan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Bali Gelar Laporan Kesatuan dan Penandatanganan Memori Sertijab Kapolda Bali
Polda Bali Gelar Upacara Penyerahan Pataka “Sura Dwipa Sarva Bavena” Kepada Kapolda Baru
Tradisi Penyambutan Kapolda Bali Baru di Mako Polda Bali Berlangsung Khidmat
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi dan Strong point Apresiasi Ganguan Kamtibmas Pada Dini Hari
Polri Mutasi 12 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan di Bareskrim hingga Kewilayahan Bergeser
Kapolri Silaturahmi dengan Pimpinan MUI,Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Kerukunan
Atas Nama Kemanusiaan,Tak Ada Ruang Untuk Sikap Abu-Abu Heri Kustanto Tolak Konser Andrea Bocelli
HIPPMAKEL SOROT DLH KONAWE UTARA TERKAIT DUGAAN PENCEMARAN LAUT DI PERAIRAN LEMBO

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Polda Bali Gelar Laporan Kesatuan dan Penandatanganan Memori Sertijab Kapolda Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Polda Bali Gelar Upacara Penyerahan Pataka “Sura Dwipa Sarva Bavena” Kepada Kapolda Baru

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Tradisi Penyambutan Kapolda Bali Baru di Mako Polda Bali Berlangsung Khidmat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi dan Strong point Apresiasi Ganguan Kamtibmas Pada Dini Hari

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Kapolri Silaturahmi dengan Pimpinan MUI,Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Kerukunan

Berita Terbaru