Detikberita, Jakarta – Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) LPPOM kembali menggelar Festival Syawal 1447 Hijriah di Hotel Peninsula Jakarta, Kamis (30/4), guna memperkuat rantai pasok halal sekaligus mendorong usaha mikro dan kecil (UMK) naik kelas.
Direktur Utama LPPOM, Muti Arintawati, mengatakan bahwa pengembangan UMKM tidak cukup berhenti pada kepemilikan sertifikat halal.
“Pelaku usaha harus dibekali kemampuan agar dapat berkembang dan bersaing secara berkelanjutan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak dilaksanakan, program ini telah menjangkau hampir 10.000 peserta edukasi dan membantu lebih dari 1.500 UMKM memperoleh sertifikasi halal.
Tahun ini, festival mengangkat tema “Toko Bahan Baku Halal: Langkah Awal Menuju UMKM Tangguh” yang menyoroti pentingnya akses bahan baku halal sebagai fondasi utama industri. Muti menegaskan bahwa penguatan sektor hulu menjadi kunci keberhasilan pengembangan sektor hilir.
“Penguatan hilir tidak akan maksimal tanpa dukungan hulu yang kuat,” katanya.
Sebagai implementasi, LPPOM menginisiasi pengembangan toko bahan baku halal, termasuk toko daging halal percontohan di Bogor. Program tersebut akan diperluas ke sejumlah wilayah seperti Nusa Tenggara Timur, Jawa Timur, dan Bengkulu.
Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di kancah ekonomi halal global.
“Ekspor produk halal Indonesia telah mencapai 64,42 miliar dolar AS pada 2025, sehingga perlu terus didorong peningkatannya,” ujarnya.
Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hassan, menekankan pentingnya percepatan sertifikasi halal di Indonesia.
“Dari total sekitar 64 juta produk, baru 24 juta yang telah tersertifikasi halal,” katanya.
Di sisi lain, Wakil Ketua Umum MUI, KH M. Cholil Nafis, mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap produk pangan modern.
“Perkembangan produk membuat batas halal dan syubhat semakin kompleks, sehingga audit halal tetap diperlukan,” ujarnya.
Perwakilan Kementerian Koperasi, Deva Rachman, menambahkan bahwa sebanyak 83.000 koperasi desa siap mendukung penguatan rantai pasok halal nasional.
Festival Syawal ini diharapkan menjadi penggerak sinergi antara pemerintah, ulama, dan pelaku usaha dalam membangun industri halal yang berdaya saing serta berkelanjutan.






















