IPB Perkuat Ekosistem Hulu – Hilir, Targetkan Kesejahteraan Petani Meningkat

Dina Mariyana

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita, Jakarta – IPB University menyatakan komitmennya dalam memperkuat ekosistem bisnis pertanian dan kelautan guna meningkatkan kesejahteraan petani serta pelaku usaha di desa. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Umum 2 DPP HA IPB, Handian Purwawangsa, dalam agenda Sinergi Alumni IPB untuk Bangsa bertema Kedaulatan Pangan dan Energi menuju Pertumbuhan Ekonomi Nasional di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (2/5).

Handian menyampaikan bahwa IPB berfokus pada pembangunan ekosistem bisnis dari hulu hingga hilir, mencakup sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. “Kami fokus pada penguatan sumber daya manusia sekaligus membangun ekosistem bisnis. Tidak hanya produksi, tetapi juga pengolahan hingga akses pasar,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa rendahnya keuntungan petani saat panen masih menjadi persoalan utama. Hal ini disebabkan oleh panjangnya rantai distribusi dan ketergantungan pada tengkulak. Untuk mengatasi hal tersebut, IPB mendorong efisiensi biaya produksi serta peningkatan nilai jual hasil panen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peningkatan pendapatan petani dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu menekan biaya produksi dan meningkatkan harga jual. Kami bekerja pada kedua aspek tersebut,” katanya.

Baca Juga:  Kornas Presidium Pemuda Timur Deklarasikan Dukungan Polri di Bawah Presiden saat Buka Puasa Bersama

Selain itu, IPB juga melakukan pendampingan langsung melalui program koperasi desa dan kampung nelayan. Pendampingan tersebut mencakup perencanaan usaha hingga penguatan model bisnis. IPB juga tengah mengembangkan pusat percontohan dapur sebagai center of excellence guna meningkatkan standar pengolahan produk pangan.

Handian menambahkan bahwa kolaborasi dengan berbagai mitra, termasuk sektor perbankan dan jaringan alumni, menjadi kunci dalam memperluas dampak program pemberdayaan ini.

“Kami berharap kepengurusan ke depan dapat lebih masif dalam pendampingan lapangan serta mampu memperluas jaringan mitra untuk pemberdayaan petani,” tuturnya.

Melalui langkah tersebut, IPB optimistis dapat memperkuat kedaulatan pangan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara
RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat
Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan
Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban
SINERGITAS ALIANSI JURNALIS BERSATU DAN 4 WILAYAH SALUR KAN HEWAN KURBAN
Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah
SMAN 1 Garut Siap Jadi Pelopor “Sekolah Maung” Jawa Barat, Perkuat Tradisi Prestasi Nasional
GMPD Jakarta Gelar Unras di Kantor PLN, Desak Pencopotan Dirut PLN Usai Blackout Sumatera

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:49 WIB

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:19 WIB

RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:49 WIB

Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:32 WIB

Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah

Berita Terbaru