DetikBerita||Garut– Kamis, 25 Juni 2026 menjadi hari penuh makna bagi keluarga besar SDN Sukalilah 2 Sukaresmi. Acara perpisahan kelas 6 sekaligus kenaikan kelas 1–5 berlangsung khidmat, menghadirkan momen haru, doa, serta kepedulian sosial melalui santunan anak yatim.

Rangkaian Acara
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara dibuka oleh Karmana, S.Pd, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Almira Salsabila dan Ulfa Khoirunnisa. Lagu Indonesia Raya dan Hymne Guru dinyanyikan murid kelas 6, menambah nuansa nasionalisme dan penghormatan kepada pendidik.
Sesi sambutan diisi oleh sejumlah tokoh pendidikan dan masyarakat:
– Agus Saepudin, S.Pd (Kepala SDN 2 Sukalilah)
– Aef Muslim, S.Pd.I (Korwas Pendidikan Sukaresmi)
– H. Tatang R., M.Pd (Ketua PGRI Cabang Sukaresmi)
– Amas (Ketua Komite SDN 2 Sukalilah)
– Deni Sumpena, S.E (Ketua Panitia)
– Perwakilan guru Dikdik S.S.Pd dan murid Lestari C. Rahayu & Nafisa turut menyampaikan kesan dan pesan.

Momen Haru
Prosesi penanggalan atribut sekolah oleh Latif M. Ela dan Dini F. menjadi simbol perpisahan, diikuti pengalungan medali kelulusan serta penyerahan ijazah kepada murid kelas 6. Tangis haru pecah saat sesi sungkeman, ketika murid bersimpuh di hadapan orang tua dan guru sebagai wujud bakti dan penghormatan.
Kepedulian Sosial

Yang tak kalah bermakna, acara ini juga diwarnai kegiatan santunan anak yatim kepada 9 orang penerima. Santunan tersebut menjadi simbol kepedulian sekolah terhadap masyarakat sekitar, sekaligus menanamkan nilai empati dan solidaritas kepada para siswa.
Doa dan Penutup
Acara ditutup dengan doa yang dipimpin Tintin Rahmawati, S.Pd, meneguhkan harapan agar para lulusan melangkah ke jenjang berikutnya dengan semangat baru, sementara murid kelas 1–5 terus berprestasi.
Makna Perpisahan
Perpisahan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi atas perjalanan enam tahun pendidikan dasar. Murid kelas 6 dilepas dengan doa dan restu, sementara murid kelas 1–5 menyongsong kenaikan kelas sebagai tanda keberlanjutan proses belajar.
Dengan tambahan santunan anak yatim, acara ini menegaskan bahwa pendidikan di SDN Sukalilah 2 tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan rasa syukur.




















