“Alhamdulillah secara kebetulan untuk impor jenis BBM seperti ini tidak kita lakukan dari Timur Tengah, tapi kita lakukan dari negara-negara di luar Timur Tengah termasuk dalamnya adalah Asia Tenggara. Jadi ini relatif tidak ada masalah,” ujarnya.
Sementara untuk impor LPG, Bahlil mengatakan bahwa pasokan akan ditambah dari AS. “LPG kita impor 7,3 juta ton per tahun dan tahun ini naik menjadi 7,8 juta ton. Sekitar 70 persennya sekarang kita ambil dari Amerika,” ucapnya.
Pemerintah, Bahlil melanjutkan, juga tengah memperhitungkan dengan cermat dampak kenaikan harga minyak dunia terhadap APBN. Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar layanan pada masyarakat jangan sampai terganggu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Arahan Bapak Presiden kepada kami adalah kita harus sangat berhati-hati untuk menghitung semuanya dengan tetap memastikan ketersediaan BBM dalam negeri untuk memberikan kepastian kepada pelayanan kepada masyarakat kita,” ia mengungkapkan.
Khusus untuk persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri, Bahlil menjamin bahwa ketersediaan BBM dan LPG dalam kondisi aman.
“Alhamdulillah saya menyampaikan bahwa untuk stok BBM dan LPG kita semua rata-rata di atas standar minimum nasional,” tutupnya.
– Tata R. –
Halaman : 1 2





















