Nanang Jahidin merujuk pada kegiatan Night Run Ops Ketupat Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya beberapa hari lalu, Jumat (13/3/2026) malam.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri tersebut dinilai mampu menghadirkan ruang sehat dan produktif bagi generasi muda di tengah suasana Ramadan.
“Kegiatan seperti Night Run yang diinisiasi oleh Polda Metro Jaya merupakan langkah kreatif dan positif dalam menjaga situasi kamtibmas. Ini sejalan dengan semangat ‘Jaga Jakarta’ yang tidak hanya menekankan keamanan, tetapi juga membangun kebersamaan dan energi positif di tengah masyarakat,” ujar sebutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengapresiasi pernyataan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri yang mendorong agar kegiatan positif seperti ini terus dihidupkan sebagai wadah bagi generasi muda.
“Sebagaimana disampaikan Bapak Kapolda, kegiatan ini patut terus dihidupkan. BKPRMI DKI Jakarta juga mendukung ‘Jaga Jakarta’ dan turut mensyiarkan nilai-nilai kedamaian demi menjaga ketenangan ibu kota negara, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri,” tegasnya.
Nanang menambahkan, peran pemuda masjid sangat strategis dalam menciptakan suasana yang damai dan penuh keberkahan di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen umat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menjaga persatuan.
Panutan kader BKPRMI Jakarta ini juga memaparkan bahwa Islam sangat menekankan pentingnya kedamaian dan persaudaraan.
“Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Hujurat ayat 10, yang mengatakan, sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat,” tuturnya merujuk pada Al-Quran.
“Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW juga bersabda, seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya, tidak menzaliminya dan tidak membiarkannya disakiti.” merujuk HR. Bukhari dan Muslim.
Nanang menegaskan, nilai-nilai tersebut harus menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama di kota besar seperti Jakarta yang memiliki dinamika tinggi.
“Ramadan adalah bulan penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka. Sudah sepatutnya kita mengisinya dengan kegiatan yang membawa kedamaian, bukan justru menimbulkan kegaduhan. Mari kita jaga Jakarta bersama, dengan iman, akhlak, dan kepedulian sosial,” tutupnya.
Halaman : 1 2























Pemuda Remaja masjid dukung Jaga Jakarta aman dan damai