Patroli Dini Hari Polsek Cempaka Putih, Cegah Tawuran dan Balapan Liar di Jalur Utama

Indah

- Penulis

Selasa, 17 Februari 2026 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita com Jakarta Pusat – Untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Polsek Cempaka Putih melaksanakan patroli cipta kondisi pada Rabu dini hari (17/2/2026). Patroli dipimpin Perwira Pengendali Ipda Ahmad Zaini dengan menyisir sejumlah ruas jalan rawan, yakni Jalan Pramuka Raya hingga Jalan Jend. Ahmad Yani (TL Rawasari).

Kegiatan ini difokuskan untuk mengantisipasi potensi kejahatan jalanan, tawuran warga, serta aksi balapan liar yang kerap terjadi pada jam-jam rawan. Selama patroli, petugas juga memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada serta ikut menjaga ketertiban lingkungan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E. P. Hutagalung menyampaikan bahwa patroli dini hari merupakan langkah preventif guna menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Polri hadir bukan hanya saat terjadi gangguan, tetapi lebih utama mencegahnya. Patroli ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan wilayah tetap kondusif,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kapolsek Cempaka Putih Kompol Pengky Sukmawan menambahkan bahwa patroli cipta kondisi akan terus digencarkan, khususnya pada waktu rawan.

Baca Juga:  Ancaman Bom di SMA Cahaya Sakti Jakut, Gegana Brimob Bergerak Cepat Sterilisasi Sekolah

“Kami menyasar titik-titik yang berpotensi terjadi tawuran dan balapan liar. Selain patroli, kami juga mengajak warga dan pengguna jalan untuk bersama-sama menjaga keamanan. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan ke Polsek atau melalui layanan 110,” tuturnya.

Dengan patroli rutin dan pendekatan humanis ini, Polsek Cempaka Putih berharap tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari gangguan kamtibmas, terutama pada malam hingga dini hari.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GARPEM Sultra Desak Bupati Konsel Sanksi Tiga Perusahaan Tambang Diduga Rusak Kawasan Wisata Pantai Kartika
GARPEM Sultra Desak Bupati Konsel Sanksi Tiga Perusahaan Tambang Diduga Rusak Kawasan Wisata Pantai Kartika
Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara
RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat
Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan
Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban
SINERGITAS ALIANSI JURNALIS BERSATU DAN 4 WILAYAH SALUR KAN HEWAN KURBAN
Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:39 WIB

GARPEM Sultra Desak Bupati Konsel Sanksi Tiga Perusahaan Tambang Diduga Rusak Kawasan Wisata Pantai Kartika

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:28 WIB

GARPEM Sultra Desak Bupati Konsel Sanksi Tiga Perusahaan Tambang Diduga Rusak Kawasan Wisata Pantai Kartika

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:49 WIB

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:19 WIB

RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:49 WIB

Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan

Berita Terbaru