Cigarnesia 2026 Jadi Etalase Kebangkitan Budaya Cerutu Indonesia

S. Erfan Nurali

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Industri cerutu nasional terus menunjukkan geliat positif. Hal itu terlihat dari tingginya antusiasme para pecinta cerutu dalam ajang Cigarnesia 2026 yang digagas PT Sejahtera Cerutu Indonesia atau Sultan Cigar Indonesia. Kegiatan yang berlangsung pada 3–5 Juni 2026 di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, tidak hanya menjadi tempat menikmati cerutu premium, tetapi juga ruang edukasi dan promosi budaya cerutu Indonesia.

Founder Sultan Cigar Indonesia, Frederiko Ratu Kedang atau yang akrab disapa Om Fred, mengatakan tingginya minat pengunjung menunjukkan bahwa cerutu lokal semakin diterima sebagai bagian dari gaya hidup modern yang mengedepankan kualitas, pengalaman, dan interaksi sosial.

“Animo teman-teman penyigar sangat luar biasa. Mereka datang bukan hanya untuk menikmati cigar, tetapi juga ingin memahami proses pembuatan, karakter rasa, hingga budaya di balik cerutu Indonesia,” ujar Om Fred di sela kegiatan, Rabu (3/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, perkembangan komunitas penyigar di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir cukup signifikan. Jika sebelumnya cerutu identik dengan kalangan tertentu, kini semakin banyak generasi muda profesional yang tertarik mengenal cerutu sebagai bagian dari pengalaman menikmati produk tembakau premium yang sarat nilai seni dan tradisi.

Cigarnesia 2026 hadir sebagai wadah yang mempertemukan produsen, pengrajin, komunitas, hingga penikmat cerutu dalam satu ruang yang terbuka. Pengunjung tidak hanya disuguhi berbagai varian cerutu premium produksi Sultan Cigar Indonesia, tetapi juga berkesempatan berdialog langsung dengan para torcedor atau penggulung cerutu yang selama ini menjadi ujung tombak industri cerutu premium.

Melalui interaksi tersebut, para pengunjung dapat memahami proses panjang pembuatan cerutu, mulai dari pemilihan daun tembakau, fermentasi, pencampuran daun pembungkus, hingga teknik penggulungan yang membutuhkan keterampilan dan ketelitian tinggi.

“Banyak yang belum mengetahui bahwa sebuah cerutu premium dibuat melalui proses yang panjang dan sebagian besar masih mengandalkan keterampilan tangan manusia. Di situlah nilai seni dan eksklusivitasnya,” kata Om Fred.

Indonesia sendiri dikenal sebagai salah satu negara penghasil tembakau berkualitas dunia. Daerah seperti Jember, Temanggung, Madura, hingga Deli memiliki karakter tembakau yang menjadi bahan baku penting dalam industri cerutu. Potensi tersebut, menurut Om Fred, perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat agar produk cerutu nasional semakin mendapat apresiasi di dalam negeri maupun pasar internasional.

Baca Juga:  Zentide dan KUD Merthaguna Praya Jalin Kemitraan Strategis untuk Perluas Produksi Kaylix Berbasis Rumput Laut

Selain memperkenalkan produk, Cigarnesia juga mengusung misi membangun budaya menikmati cerutu secara bertanggung jawab melalui edukasi mengenai penyimpanan, pemilihan ukuran cerutu, hingga cara menikmati aroma dan cita rasa yang tepat.

“Cigarnesia bukan sekadar event menikmati cerutu, tetapi juga ruang silaturahmi, edukasi, dan apresiasi terhadap budaya cigar Indonesia,” ujarnya.

Suasana hangat dan penuh keakraban tampak mewarnai jalannya acara. Para peserta berasal dari berbagai komunitas cerutu di sejumlah daerah, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali hingga kota-kota lain yang kini mulai memiliki komunitas penyigar aktif.

Pengamat gaya hidup dan komunitas premium menilai perkembangan budaya cerutu di Indonesia tidak hanya berdampak pada industri tembakau, tetapi juga membuka peluang ekonomi kreatif, pariwisata, hingga pengembangan UMKM yang terlibat dalam rantai pasok industri cerutu.

Melalui Cigarnesia 2026, Sultan Cigar Indonesia berharap masyarakat semakin memahami bahwa cerutu bukan semata produk konsumsi, melainkan bagian dari warisan budaya, seni kerajinan tangan, dan pengalaman sosial yang memiliki nilai historis serta ekonomi.

Dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap produk lokal berkualitas, Cigarnesia diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain penting dalam industri cerutu dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban
BRI Hadirkan Lucky Draw dan Cashback Menarik di Event Hello Kitty X JISOO
Solusi Aksara Hadirkan Teknologi Pirolisis Modern untuk Atasi Sampah Bali
Made Hiroki Dorong Percepatan PSEL Suwung, Tawarkan Teknologi Jepang Tanpa Asap
Dampak Konflik Iran Belum Terasa di Bisnis Kuliner Jakarta
Media Mitra TNI–Polri Jakarta Gelar Amaliyah Ramadan, Santuni Dhuafa, Anak Yatim dan Insan Pers
Gold Mountain Auction Gelar GMA Annual Honor & Business Alliance Summit 2026 di Golden Sense Mangga Dua Square
Zentide dan KUD Merthaguna Praya Jalin Kemitraan Strategis untuk Perluas Produksi Kaylix Berbasis Rumput Laut

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:31 WIB

Cigarnesia 2026 Jadi Etalase Kebangkitan Budaya Cerutu Indonesia

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:32 WIB

Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:39 WIB

BRI Hadirkan Lucky Draw dan Cashback Menarik di Event Hello Kitty X JISOO

Jumat, 17 April 2026 - 16:05 WIB

Solusi Aksara Hadirkan Teknologi Pirolisis Modern untuk Atasi Sampah Bali

Rabu, 15 April 2026 - 07:53 WIB

Made Hiroki Dorong Percepatan PSEL Suwung, Tawarkan Teknologi Jepang Tanpa Asap

Berita Terbaru

Berita

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Bidik 6 Juta Pengunjung

Kamis, 4 Jun 2026 - 23:59 WIB

Berita

Noel Akui Kesalahan dan Menyesal

Kamis, 4 Jun 2026 - 19:06 WIB