DESTINASI WISATA MENDUNIA, NAMUN JALAN RUSAK MASIH JADI KELUHAN WARGA

Apandi Tondowatu

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAKATOBI – Kondisi jalan di Desa Patua, Kecamatan Tomia, Kabupaten Wakatobi, kembali menjadi sorotan publik. Jalan yang merupakan akses utama masyarakat menuju ibu kota kecamatan itu hingga kini masih dalam kondisi rusak dan memprihatinkan.

‎Tidak hanya menjadi jalur utama aktivitas masyarakat, jalan tersebut juga merupakan akses penting menuju dua destinasi wisata unggulan di Kecamatan Tomia–Tomia Timur, yakni Permandian Air Teewali dan Pantai Rawa Selo.

‎Ironisnya, Wakatobi yang dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia justru masih memiliki persoalan infrastruktur dasar yang belum terselesaikan. Kondisi jalan yang berlubang dan rusak dinilai menghambat aktivitas warga serta mengurangi kenyamanan wisatawan yang datang berkunjung.

‎Ketua GARPEM Sultra, Aksan Setiawan, mendesak Bupati Wakatobi, H. Haliana, S.E, agar segera memprioritaskan keluhan masyarakat terkait perbaikan jalan tersebut. Menurutnya, masyarakat membutuhkan aksi nyata dari pemerintah daerah demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sektor pariwisata.

‎“Jangan hanya fokus pada seremoni dan pencitraan. Masyarakat butuh tindakan nyata. Jalan ini adalah akses utama warga sekaligus penunjang wisata daerah,” tegas Aksan Setiawan.

‎Ia juga menyoroti kepemimpinan daerah yang telah berjalan selama dua periode, namun persoalan infrastruktur jalan di Desa Patua masih belum mendapatkan perhatian serius.

‎“Dua periode pak bupati ngapain saja? Infrastruktur dasar seperti ini seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah,” tambahnya.

Baca Juga:  Dari London hingga Jepang, Rasa Bhayangkara Nusantara Menggema di Panggung Dunia

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Wakatobi segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan jalan demi keselamatan pengguna jalan, kenyamanan wisatawan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara
RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat
Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan
Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban
SINERGITAS ALIANSI JURNALIS BERSATU DAN 4 WILAYAH SALUR KAN HEWAN KURBAN
Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah
SMAN 1 Garut Siap Jadi Pelopor “Sekolah Maung” Jawa Barat, Perkuat Tradisi Prestasi Nasional
GMPD Jakarta Gelar Unras di Kantor PLN, Desak Pencopotan Dirut PLN Usai Blackout Sumatera

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:49 WIB

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:19 WIB

RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:49 WIB

Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:32 WIB

Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah

Berita Terbaru