KENDARI – Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo (UHO) di bawah kepemimpinan Dekan Dr. Heryanti, S.H., M.H.
mematangkan seluruh persiapan pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 sebagai gerbang awal pembentukan karakter dan budaya akademik bagi mahasiswa baru.
Kegiatan PKKMB akan berlangsung selama empat hari, mulai 11 hingga 14 Agustus 2026, dan diikuti oleh 444 mahasiswa baru, terdiri atas 384 mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Hukum dan 60 mahasiswa Program Studi Magister (S2) Ilmu Hukum.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penerimaan resmi mahasiswa baru Universitas Halu Oleo oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UHO, Prof. Dr. Khaerul Munadi, S.T., M.Eng. Selanjutnya, mahasiswa baru diserahkan kepada masing-masing fakultas untuk mengikuti kegiatan PKKMB sesuai karakteristik keilmuan. Di Fakultas Hukum, prosesi penerimaan secara resmi akan dilakukan oleh Dekan Dr. Heryanti, S.H., M.H. sebagai simbol dimulainya pembinaan akademik dan penguatan karakter mahasiswa baru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Panitia PKKMB Fakultas Hukum UHO, Dr. Handrawan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan secara matang dengan melibatkan berbagai unsur di lingkungan fakultas. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan kampus, tetapi juga menjadi wahana pembentukan mahasiswa yang berintegritas, disiplin, berkarakter, dan memiliki kesadaran hukum sejak memasuki dunia perguruan tinggi.
PKKMB tahun ini menghadirkan seluruh unsur pimpinan Fakultas Hukum, dosen, tenaga kependidikan, organisasi kemahasiswaan seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta para alumni sebagai narasumber. Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran yang utuh mengenai kehidupan akademik, organisasi, dan prospek pengembangan karier lulusan Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo.
Selama empat hari pelaksanaan, mahasiswa baru akan memperoleh berbagai materi penting, antara lain pengenalan visi dan misi Universitas Halu Oleo serta Fakultas Hukum, sistem akademik, etika kehidupan kampus, budaya ilmiah, integritas akademik, literasi digital, organisasi kemahasiswaan, peran alumni, wawasan kebangsaan, Bela Negara, serta penguatan Ideologi Pancasila sebagai fondasi dalam membentuk calon sarjana hukum yang berkarakter dan memiliki komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dekan Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo, Dr. Heryanti, S.H., M.H., menegaskan bahwa PKKMB bukan sekadar kegiatan seremonial penyambutan mahasiswa baru, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter yang akan menentukan kualitas lulusan pada masa mendatang.
“PKKMB merupakan langkah awal untuk membangun karakter mahasiswa yang berintegritas, menjunjung tinggi etika akademik, memiliki semangat belajar, berpikir kritis, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Fakultas Hukum berkomitmen menciptakan lingkungan akademik yang inklusif, adaptif, dan berdampak sehingga mahasiswa dapat berkembang menjadi lulusan yang unggul dan profesional,” ujar Dr. Heryanti.
Menurutnya, mahasiswa hukum tidak hanya dituntut menguasai teori dan peraturan perundang-undangan, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, kemampuan berpikir analitis, serta menjunjung tinggi nilai keadilan, kemanusiaan, dan supremasi hukum.
Melalui PKKMB 2026, Fakultas Hukum UHO juga ingin memperkenalkan budaya akademik yang sehat, bebas dari perundungan maupun kekerasan, serta mendorong mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, organisasi kemahasiswaan, hingga kompetisi ilmiah di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan mengusung semangat pembinaan karakter, nasionalisme, dan integritas, PKKMB diharapkan menjadi fondasi awal bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan kehidupan kampus sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi penegak hukum yang profesional, beretika, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan negara.
Melalui kegiatan ini pula, Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan hukum yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepemimpinan, integritas, dan tanggung jawab sosial dalam mewujudkan keadilan di tengah masyarakat.
- Mahasiswa-Aktivis Desak Kejati Sultra Usut Dugaan Galian Batu untuk Pembangunan Jetty PT IPIP - 11/08/2026
- Hampir Sebulan Pascapenggeledahan, Wakil Bupati Kolaka Muncul Dilantik sebagai Ketua KONI, GARPEM Pertanyakan Perkembangan Penyidikan Kejati Sultra - 11/08/2026
- Aliansi Jaringan Anti Korupsi Nusantara (JANGKAR NUSANTARA) Kembali Menggelar Aksi Jilid II Untuk Mengawal Penanganan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Kabupaten Kolaka. - 11/08/2026






















