Fauzi Amro Soroti Arah Kredit Perbankan: Dorong Skema 5 Persen untuk UMKM dan Buruh

Dina

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita, Jakarta – Fauzi Amro menyoroti belum jelasnya arah segmentasi penyaluran kredit perbankan nasional dalam rangkaian pelantikan, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Bisnis, Dialog Kebangsaan, serta agenda “Sinergi Alumni IPB untuk Bangsa” yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Sabtu (2/5/2026).

Dalam wawancara, Fauzi menilai hingga saat ini belum ada regulasi tegas yang mengatur porsi ideal pembiayaan perbankan antara sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), korporasi, maupun konsumsi. Padahal, kejelasan segmentasi tersebut dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

“Tidak ada aturan yang jelas berapa persen kredit harus dialokasikan ke UMKM, korporasi, atau konsumsi. Akibatnya, arah kebijakan perbankan menjadi tidak terfokus,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa berbagai kebijakan kemudahan akses pembiayaan yang telah diterbitkan melalui Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) belum sepenuhnya efektif di lapangan. Hal ini terlihat dari kondisi kredit UMKM yang dinilai masih tertinggal, meskipun sektor tersebut merupakan tulang punggung perekonomian nasional.

Menurut Fauzi, UMKM memiliki kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja dan produk domestik bruto (PDB), namun belum mendapatkan dukungan pembiayaan yang optimal. Oleh karena itu, diperlukan model pembiayaan yang lebih tepat sasaran serta keterlibatan aktif sektor perbankan.

Ia juga menanggapi wacana suku bunga kredit sebesar 5 persen bagi buruh dan pelaku UMKM yang sempat disampaikan Prabowo Subianto. Menurutnya, kebijakan tersebut realistis untuk diterapkan selama ada sinergi antara pemerintah, otoritas keuangan, dan industri perbankan.

“Kalau kredit perumahan saja bisa di angka 5–6 persen, maka kredit untuk buruh juga sangat memungkinkan. Tinggal bagaimana skema subsidi dan koordinasi antar lembaga dijalankan,” jelasnya.

Fauzi mengatakan bahwa penerapan skema bunga rendah tidak akan serta-merta menekan kinerja perbankan, selama dilakukan dengan perencanaan yang matang dan berbasis segmentasi pasar yang jelas. Ia juga mendorong adanya konsolidasi kebijakan dalam regulasi perbankan agar selaras dengan target pertumbuhan kredit nasional.

Baca Juga:  Rakernas KSPI 2026 Rapat Kerja Nasional konferensi Serikat Pekerja Indonesia Pemerintah Butuh Sejahtera

Selain itu, ia mengkritisi fenomena kaburnya segmentasi bisnis perbankan saat ini, di mana hampir semua bank masuk ke berbagai sektor tanpa fokus yang jelas. Menurutnya, kondisi ini lebih didorong oleh orientasi keuntungan jangka pendek dibandingkan fungsi intermediasi yang strategis.

Dalam kesempatan yang sama, Fauzi turut menyinggung kondisi nilai tukar rupiah yang berada di kisaran Rp17.200 per dolar AS. Ia menilai gejolak tersebut dipengaruhi faktor global, termasuk ketidakpastian ekonomi dan kebijakan suku bunga internasional.

Meski demikian, ia mengapresiasi langkah intervensi yang dilakukan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar. Ia optimistis dengan langkah mitigasi yang tepat, nilai rupiah dapat kembali menguat.

“Kita dorong agar stabilitas terus dijaga. Dengan konsolidasi yang baik, kita berharap rupiah bisa kembali ke bawah Rp17.000,” katanya.

Fauzi yang juga Wakil Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi NasDem, menambahkan, segmentasi perbankan saat ini mulai kabur karena semua bank mengejar berbagai sektor tanpa fokus. Ia mendorong adanya pengaturan ulang dalam undang-undang untuk memperjelas peran masing-masing bank.

Ke depan, Komisi XI DPR RI akan menggelar pembahasan bersama pemangku kepentingan guna merumuskan skema pembiayaan yang lebih tepat sasaran, khususnya bagi UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri,Tim Gabungan Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh
Polres Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi dan Strongpoint, Antisipasi Gangguan Kamtibmas Pada Malam Hari
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Bakti Sosial Yayasan Cahaya Fathul Qorib Jakarta Utara
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Pimpin Salat Subuh Berjamaah di Muara Angke,Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Kamtibmas
HUT ke-76 IDI, Dokter Soroti Pembatasan Layanan JKN
PCNU Gianyar Klarifikasi Absennya Ansor hingga Fatayat di Apel Hari Santri
Komunitas Teras Rukunara Kompleks Griya Wartawan Gelar Kegiatan Bulanan Lansia
‘Suling’, Polda Bali Sapa Jemaah Masjid Al-Hikmah Kesiman

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Kapolri,Tim Gabungan Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Polres Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi dan Strongpoint, Antisipasi Gangguan Kamtibmas Pada Malam Hari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Bakti Sosial Yayasan Cahaya Fathul Qorib Jakarta Utara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Pimpin Salat Subuh Berjamaah di Muara Angke,Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Kamtibmas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:30 WIB

HUT ke-76 IDI, Dokter Soroti Pembatasan Layanan JKN

Berita Terbaru