Festival Sinema Australia Indonesia 2026 Perkuat Kolaborasi Film Indonesia-Australia

Dina Mariyana

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita, Jakarta – Festival Sinema Australia Indonesia 2026 akan diselenggarakan pada 8–23 Mei 2026 di 11 kota, yakni Jakarta, Manado, Semarang, Medan, Bogor, Makassar, Surabaya, Kupang, Banjarmasin, Mataram, dan Yogyakarta.

Pemerintah memandang festival tahunan ini sebagai ruang strategis untuk memperkuat ekosistem kolaborasi industri film Indonesia dan Australia melalui pertukaran pengetahuan, pengembangan talenta, serta perluasan jejaring kreatif.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan saat menghadiri peluncuran rangkaian FSAI 2026 di CGV Placific Place, Jakarta padat Rabu (22/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“FSAI menjadi ruang yang mempertemukan pelaku industri untuk saling mengenal dan membuka peluang kolaborasi.”

Ia menyebut bahwa FSAI berperan sebagai jembatan yang menghubungkan pelaku industri kreatif kedua negara dalam memperluas kerja sama.

“Satu karya film dapat berkembang ke sektor lain seperti lisensi dan produk turunan. Ini menunjukkan besarnya potensi ekonomi yang dapat dihasilkan. Kolaborasi membuka akses lebih luas, tidak hanya di pasar domestik tetapi juga global,” ujarnya.

Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Bruce Brazier, menyampaikan bahwa FSAI yang memasuki tahun ke-11 mencerminkan konsistensi hubungan kedua negara di sektor kreatif.

Baca Juga:  MIO Indonesia Bahas Trust Fund dan Media Command Centre, Perluas Jejaring ke Luar Negeri

“FSAI telah berkembang menjadi platform kolaborasi yang mempertemukan sineas Australia dan Indonesia serta menjangkau audiens di berbagai kota,” katanya.

 

Festival ini akan menghadirkan pemutaran film, kelas master, serta program pengembangan kapasitas bagi pelaku industri dan komunitas kreatif.

Tahun ini, terdapat tujuh film utama yang terdiri atas lima film Australia dan dua film Indonesia, yakni Rangga & Cinta dan Jumbo.

Selain itu, FSAI juga menampilkan pemutaran film pendek karya alumni program Australia Awards sebagai upaya penguatan talenta kreatif.

Kementerian Ekonomi Kreatif menilai FSAI sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi internasional, meningkatkan kapasitas talenta, serta memperluas distribusi karya film Indonesia ke pasar global.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara
RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat
Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan
Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban
SINERGITAS ALIANSI JURNALIS BERSATU DAN 4 WILAYAH SALUR KAN HEWAN KURBAN
Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah
SMAN 1 Garut Siap Jadi Pelopor “Sekolah Maung” Jawa Barat, Perkuat Tradisi Prestasi Nasional
GMPD Jakarta Gelar Unras di Kantor PLN, Desak Pencopotan Dirut PLN Usai Blackout Sumatera

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:49 WIB

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:19 WIB

RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:49 WIB

Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:32 WIB

Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah

Berita Terbaru