FGD di INSTIPER Bahas Evaluasi Program Prioritas Nasional,Akademis Diminta Lebih Aktif

Zaenal Langgar

- Penulis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

YOGYAKARTA – Perguruan tinggi didorong mengambil peran lebih besar dalam mengawal pelaksanaan program prioritas nasional. Tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan penelitian, kampus juga harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam memastikan kebijakan pembangunan berjalan tepat sasaran, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

 

Hal tersebut disampaikan Rektor Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) Yogyakarta, Dr. Ir. Harsawardana, M.Eng., IPU, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Evaluasi Implementasi dan Penguatan Program Prioritas Nasional di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta”, Kamis (29/10/2026), di Aula Perpustakaan INSTIPER Yogyakarta.

 

Menurut Harsawardana, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan melalui kontribusi pemikiran, kajian akademik, serta rekomendasi berbasis keilmuan. Peran tersebut penting agar kebijakan pemerintah tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga mampu menjawab persoalan dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

 

Ia menekankan, implementasi program prioritas nasional perlu mempertimbangkan potensi daerah, kondisi sosial masyarakat, serta daya dukung lingkungan. Dengan demikian, pelaksanaan kebijakan dapat disesuaikan dengan karakteristik wilayah dan tidak mengabaikan aspek keberlanjutan.

 

“Program pembangunan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak hanya berorientasi pada pencapaian target fisik maupun administratif,” demikian pokok penekanan Harsawardana dalam sambutannya.

 

Ia juga menilai keterlibatan akademisi dan mahasiswa menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan serta evaluasi program pemerintah. Melalui kajian ilmiah dan penelitian, perguruan tinggi dapat memberikan perspektif objektif sekaligus menyampaikan rekomendasi perbaikan terhadap kebijakan yang sedang dijalankan.

Baca Juga:  Kedok KEK Tanjung Sauh Terbongkar: Pelabuhan Ibu Rita Diduga Menjadi Jalur "Gelap" TKA

 

Lebih lanjut, Harsawardana menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan berbagai sektor lainnya agar program prioritas nasional dapat berjalan secara efektif dan memberikan dampak yang berkelanjutan.

 

Kegiatan FGD yang diselenggarakan Human Studies Institute (HSI) tersebut membahas evaluasi dan penguatan sejumlah program prioritas nasional di DIY, meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KDKMP), Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), serta Reforma Agraria.

 

Forum tersebut menghadirkan unsur pemerintah daerah, akademisi, mahasiswa, dan pemangku kepentingan lainnya untuk membahas capaian, tantangan, serta peluang perbaikan pelaksanaan program di tingkat daerah.

 

Pandangan Rektor INSTIPER tersebut menegaskan bahwa perguruan tinggi perlu mengambil posisi lebih aktif dalam proses pembangunan. Kampus tidak cukup hanya menghasilkan gagasan di ruang akademik, tetapi juga perlu menghadirkan hasil kajian yang dapat menjadi rujukan dalam perumusan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan publik.

 

Reporter : Red/Rosid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menguras Air Mata,Film Pendek “Senyum yang Kembali di Bawah Tiang Bendera”Angkat Perjuangan Siswi Pengidap Kangker
PP ISMAHI Desak Negara Ungkap Pelaku dan Dalang Dugaan Penyadapan Presiden!
Dugaan Penyadapan Mantan Kapolri Listyo Sigit Menguak, 43 Nama Tokoh Disebut Masuk Daftar yang Beredar
Puteri Batik Cilik Indonesia 2026 Sukses Digelar, Libatkan Peserta dari Berbagai Daerah
Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari
Seminar Nasional Universitas Trisakti Bahas Masa Depan Otsus dan IKN, Ini Harapan Akademisi
Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari
TECNO MEGABOOK K15S Resmi Hadir, Tawarkan Layar 15,6 Inci dan Performa AMD Ryzen 5
Berita ini 15 kali dibaca

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 00:41 WIB

Menguras Air Mata,Film Pendek “Senyum yang Kembali di Bawah Tiang Bendera”Angkat Perjuangan Siswi Pengidap Kangker

Kamis, 5 November 2026 - 13:16 WIB

PP ISMAHI Desak Negara Ungkap Pelaku dan Dalang Dugaan Penyadapan Presiden!

Rabu, 4 November 2026 - 23:31 WIB

Dugaan Penyadapan Mantan Kapolri Listyo Sigit Menguak, 43 Nama Tokoh Disebut Masuk Daftar yang Beredar

Rabu, 4 November 2026 - 20:26 WIB

Puteri Batik Cilik Indonesia 2026 Sukses Digelar, Libatkan Peserta dari Berbagai Daerah

Rabu, 4 November 2026 - 17:57 WIB

Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari

Berita Terbaru