Film Para Perasuk Menampilkan Emosi dengan Cara Berbeda, Mencerminkan Pergulatan Manusia: Antara Ambisi, Luka Masa Lalu, dan Berdamai dengan Diri

Indah

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagi Angga Yunanda, yang memerankan Bayu, karakter ini terasa sangat dekat dengan dirinya.

“Para Perasuk adalah film yang sangat manusiawi. Sejak hari pertama syuting, saya merasa cerita ini sangat menusuk hati. Bayu adalah anak muda yang sedang mencari jati diri dan berambisi menjadi yang terbaik. Ini adalah coming-of-age story yang berbeda, karena juga membahas hubungan dengan luka masa lalu. Film ini sangat dekat dan menyentuh hati saya,” ujarnya.

Film ini juga menghadirkan berbagai adegan tak terduga, mulai dari Angga Yunanda yang harus melata seperti lintah dan bergelantung terbalik, Maudy Ayunda yang menari tanpa alas kaki layaknya perasuk, hingga Anggun yang merapal mantra. Selain itu, Chicco Kurniawan dan Bryan Domani juga tampil memainkan instrumen musik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk koreografi, Wregas menggandeng Siko Setyanto. Seluruh gerakan yang diciptakan bersifat orisinal dan tidak meniru tradisi tertentu. Koreografi ini menjadi medium untuk menerjemahkan lapisan emosi—takut, cinta, hingga hasrat—menjadi energi kolektif.

“Wregas punya pandangan yang sangat unik. Setiap filmnya selalu membawa isu sosial, dan cara bertuturnya membuat kita tergugah serta mempertanyakan banyak hal dalam diri. Harapannya, Para Perasuk juga bisa meninggalkan kesan mendalam,” ujar Anggun, yang memerankan Guru Asri.

Baca Juga:  Budi Mulyawan: Film Pendek Adalah Fondasi Industri, Saatnya Bangun Ekosistem Theater Mini

Bagi Maudy Ayunda, film ini juga menjadi tonggak baru dalam perjalanan kariernya.

“Laksmi adalah karakter penting karena menjadi satu-satunya yang memanifestasikan proses kerasukan secara penuh. Sebagai pelamun, ia dirasuki roh hewan. Proses menerjemahkan itu dalam bentuk tarian menjadi perjalanan bagi saya untuk melepaskan kontrol dan belajar berserah. Saya banyak menggunakan intuisi dan rasa,” ungkap Maudy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Film Warung Pocong Paduan Horor dan Komedi Tampilkan Kelucuan Tiga Komika
Zee Asadel & Emir Mahira Sah Sebagai Pasutri di Official Trailer Film “Kupilih Jalur Langit”: Saat Akad Sudah Diucap, Namun Hati Suami Masih Milik Wanita Lain
Atmosfer Planet Mars Warnai Film “Pelangi di Mars”
Marcella Zalianty Soroti Minimnya Perlindungan Aktor, PARFI 56 Dorong Reformasi Regulasi Industri Film
Masih Adakah Penegak Hukum yang “Tegak Lurus”? Jawabannya Ada di Film Ini
Film “Meja Tanpa Laci” Angkat Pergulatan Integritas Polisi di Tengah Korupsi Sistemik
Ekosistem Film Terancam, Budi Mulyawan Dorong Demokratisasi Berbasis UMKM
Budi Mulyawan: Film Pendek Adalah Fondasi Industri, Saatnya Bangun Ekosistem Theater Mini

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 06:18 WIB

Film Para Perasuk Menampilkan Emosi dengan Cara Berbeda, Mencerminkan Pergulatan Manusia: Antara Ambisi, Luka Masa Lalu, dan Berdamai dengan Diri

Senin, 6 April 2026 - 12:35 WIB

Film Warung Pocong Paduan Horor dan Komedi Tampilkan Kelucuan Tiga Komika

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:06 WIB

Zee Asadel & Emir Mahira Sah Sebagai Pasutri di Official Trailer Film “Kupilih Jalur Langit”: Saat Akad Sudah Diucap, Namun Hati Suami Masih Milik Wanita Lain

Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:14 WIB

Atmosfer Planet Mars Warnai Film “Pelangi di Mars”

Sabtu, 14 Maret 2026 - 01:12 WIB

Marcella Zalianty Soroti Minimnya Perlindungan Aktor, PARFI 56 Dorong Reformasi Regulasi Industri Film

Berita Terbaru