Film “Meja Tanpa Laci” Angkat Pergulatan Integritas Polisi di Tengah Korupsi Sistemik

Film “Meja Tanpa Laci” Soroti Pergulatan Integritas Polisi di Tengah Sistem yang Tercemar Korupsi

Alam Massiri

- Penulis

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, DETIKBERITA.CO.ID,

13 Maret 2026 — Di tengah krisis kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum, rumah produksi Reborn Initiative bersama sutradara Ody Harahap resmi mengumumkan produksi film layar lebar terbaru berjudul “Meja Tanpa Laci.”

Film ini hadir sebagai refleksi sosial sekaligus kritik terhadap realitas penegakan hukum di Indonesia, di mana integritas sering kali harus berhadapan dengan sistem birokrasi yang terinfeksi praktik korupsi dan nepotisme.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui karakter utama IPTU Dipa, yang diperankan oleh Dafa Wardhana, film ini menggambarkan betapa mahalnya mempertahankan kejujuran di tengah lingkungan yang penuh kompromi. Sosok Dipa menjadi simbol bahwa integritas bukan hanya nilai moral, tetapi juga perjuangan yang membutuhkan keberanian.

Produser film Deden Ridwan menjelaskan bahwa “Meja Tanpa Laci” tidak sekadar menyajikan drama kriminal, tetapi juga menghadirkan kritik sosial yang relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

“Film ini mengajak penonton melihat bahwa di balik kemarahan dan sikap sinis masyarakat terhadap penegakan hukum, masih ada harapan bagi keadilan jika sistem diisi oleh orang-orang yang tegak lurus. Dipa adalah simbol harapan yang tampak hampir mustahil, tetapi tetap ada,” ujar Deden Ridwan.

Film ini disutradarai oleh Ody Harahap, yang bekerja sama dengan penulis naskah Joko Nugroho untuk menghadirkan cerita yang menggambarkan beratnya beban seorang aparat penegak hukum yang berusaha tetap jujur di tengah sistem yang korup.

Baca Juga:  Safari Ramadhan Danrem 052/WKR di Kodim 0502/JU, Perkuat Iman dan Semangat Pengabdian

Menurut Ody, film ini merupakan bentuk dukungan moral bagi para penegak hukum yang masih berjuang menjaga integritas.

“Film ini terasa seperti berada di tepi jurang. Tantangan terbesar bukan hanya melawan kejahatan, tetapi menghadapi ketidakberdayaan ketika harus berhadapan dengan birokrasi yang sudah terinfeksi hingga ke akar,” kata Ody Harahap.

“Meja Tanpa Laci” dibintangi oleh sejumlah aktor lintas generasi seperti Dafa Wardhana, Arla Ailani, Cut Mini, Roy Marten, dan Surya Saputra. Kehadiran para aktor tersebut diharapkan mampu menghadirkan kedalaman emosi sekaligus memperkuat pesan moral yang ingin disampaikan film ini.

Melalui film ini, Reborn Initiative berharap “Meja Tanpa Laci” dapat memicu diskusi publik yang lebih luas mengenai pentingnya integritas dalam sistem penegakan hukum di Indonesia, sekaligus menjadi pengingat bahwa kejujuran masih memiliki tempat, meski sering terasa sendirian.

Reporter: Edo Lembang

Alam Massiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara
RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat
Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan
Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban
SINERGITAS ALIANSI JURNALIS BERSATU DAN 4 WILAYAH SALUR KAN HEWAN KURBAN
Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah
SMAN 1 Garut Siap Jadi Pelopor “Sekolah Maung” Jawa Barat, Perkuat Tradisi Prestasi Nasional
GMPD Jakarta Gelar Unras di Kantor PLN, Desak Pencopotan Dirut PLN Usai Blackout Sumatera

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:49 WIB

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:19 WIB

RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:49 WIB

Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:32 WIB

Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah

Berita Terbaru