Ketua Umum PEWARIS Lucky Indrawan Kecam Keras Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis

Lucky Indrawan Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis, Kapolri dan Komnas HAM Beri Respons

Alam

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, DETIKBERITA.CO.ID

Ketua Umum Persatuan Wartawan Islam (PEWARIS), Lucky Indrawan, menyampaikan kecaman keras terhadap peristiwa penyiraman air keras yang menimpa seorang aktivis di Jakarta. Ia menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kekerasan brutal yang mencederai nilai kemanusiaan sekaligus menjadi ancaman serius bagi ruang demokrasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa penyiraman air keras tersebut terjadi ketika korban baru saja pulang dari sebuah kegiatan diskusi. Saat berada di sekitar kediamannya, korban didatangi oleh orang tak dikenal yang kemudian menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah wajah dan tubuh korban sebelum pelaku melarikan diri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Lucky Indrawan: Kekerasan Tidak Boleh Jadi Cara Membungkam Aktivis

Ketua Umum PEWARIS Lucky Indrawan menegaskan bahwa tindakan penyiraman air keras merupakan kejahatan serius yang tidak dapat ditoleransi dalam negara yang menjunjung tinggi hukum dan demokrasi.

Menurutnya, kekerasan terhadap aktivis berpotensi menciptakan rasa takut di tengah masyarakat serta mengancam kebebasan berpendapat yang dijamin oleh konstitusi.

“Peristiwa ini sangat memprihatinkan. Kekerasan terhadap aktivis tidak boleh dibiarkan menjadi pola dalam menyelesaikan perbedaan pandangan. Negara harus hadir memastikan keadilan ditegakkan,” ujar Lucky Indrawan dalam keterangannya kepada media.

Ia juga mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dan mengungkap seluruh pihak yang terlibat.

“Penegakan hukum harus dilakukan secara menyeluruh. Jangan sampai kasus seperti ini berhenti pada pelaku lapangan saja. Jika ada aktor intelektual di baliknya, maka harus diungkap secara transparan kepada publik,” tegasnya.

Kapolri Perintahkan Pengusutan Tuntas

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa pihaknya telah memerintahkan jajaran kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Baca Juga:  Ketika Diplomasi Energi Mentok, Saatnya Indonesia Berdaulat dari Dalam

Kapolri menegaskan bahwa kepolisian tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan yang mengancam keselamatan warga. Tim penyidik disebut telah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti di lapangan serta memeriksa sejumlah saksi.

Selain itu, polisi juga menelusuri kemungkinan adanya rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian untuk membantu proses pengungkapan pelaku.

Komnas HAM Soroti Pelanggaran Hak Asasi

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) turut menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut. Lembaga tersebut menilai penyiraman air keras merupakan tindakan yang melanggar hak atas rasa aman dan keselamatan seseorang.

Komnas HAM mendorong aparat penegak hukum agar melakukan penyelidikan secara transparan serta memastikan korban mendapatkan perlindungan dan pemulihan yang layak.

PEWARIS Nyatakan Solidaritas

Sebagai organisasi yang menaungi wartawan Muslim di Indonesia, PEWARIS menyatakan solidaritas kepada korban dan keluarganya. Lucky Indrawan berharap korban mendapatkan penanganan medis terbaik serta dukungan hukum yang memadai.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menolak segala bentuk kekerasan sebagai cara menyelesaikan perbedaan pandangan.

“Perbedaan pandangan harus diselesaikan melalui dialog, bukan dengan teror atau kekerasan. Bangsa ini dibangun di atas nilai kemanusiaan dan keadilan,” pungkasnya.

Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Terima Panglima Jilah, Respons Langsung Aspirasi Masyarakat Dayak
Aktivis Minta Dugaan Praktik Internet di Sikakap Diusut, Pemerintah Didorong Percepat Akses Resmi
Warga Gang 9 Warakas Tutup Perayaan HUT RI ke 81 dengan Pembagian Hadiah dan Makan Bersama
IPJI Kepri Siap Turun Ke Jalan: Duduk Perkara Pernyataan Wawako Batam Bukan Sekadar Kekeliruan, Tapi Kesombongan
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perketat Pengamanan Embarkasi KM Tidar,1.163 Penumpang Tujuan Surabaya
Afgan Hadirkan “Langit Merah Muda”, OST Agensi Rumah Tangga yang Bawa Kisah Kafka dan Katia
PP ISMAHI: Jangan Biarkan Potongan Video dan Tuduhan Anonim Menggantikan Proses Hukum

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 01:52 WIB

Presiden Prabowo Terima Panglima Jilah, Respons Langsung Aspirasi Masyarakat Dayak

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Aktivis Minta Dugaan Praktik Internet di Sikakap Diusut, Pemerintah Didorong Percepat Akses Resmi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Warga Gang 9 Warakas Tutup Perayaan HUT RI ke 81 dengan Pembagian Hadiah dan Makan Bersama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:14 WIB

IPJI Kepri Siap Turun Ke Jalan: Duduk Perkara Pernyataan Wawako Batam Bukan Sekadar Kekeliruan, Tapi Kesombongan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perketat Pengamanan Embarkasi KM Tidar,1.163 Penumpang Tujuan Surabaya

Berita Terbaru