HASIL SURVEI ASI: 3 PERSOALAN PALING POKOK YANG DIHADAPI RAKYAT

Apandi Tondowatu

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 6 September 2026. Persoalan ekonomi dan kesejahteraan masih menjadi perhatian utama masyarakat. Hasil survei nasional Arus Survei Indonesia (ASI) menunjukkan, harga kebutuhan pokok yang mahal menjadi persoalan paling banyak dirasakan masyarakat, disusul sulitnya mencari lapangan kerja dan kemiskinan.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif’an, mengatakan sebanyak 35,7 persen masyarakat menilai mahalnya harga kebutuhan pokok sebagai persoalan paling pokok yang mereka hadapi saat ini.

“Kalau kita lihat persoalan paling pokok yang dihadapi masyarakat, yang pertama adalah harga kebutuhan pokok mahal dengan angka 35,7 persen. Kemudian susah mencari lapangan kerja sebesar 20,4 persen, dan kemiskinan sebesar 20,1 persen,” ujar Ali dalam agenda rilis hasil survei nasional bertema “Evaluasi Kinerja & Program Prioritas Pemerintahan Prabowo-Gibran” di Sofyan Hotel Cut Meutia, Menteng, Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan temuan tersebut, persoalan harga kebutuhan pokok memiliki angka yang cukup jauh dibandingkan dua persoalan berikutnya. Sementara itu, sebanyak 3,2 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Menurut Ali, temuan tersebut memperlihatkan bahwa persoalan yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari masih menjadi perhatian utama masyarakat. Harga kebutuhan pokok, kesempatan memperoleh pekerjaan, dan kemiskinan merupakan isu yang secara langsung berkaitan dengan daya beli dan kesejahteraan rumah tangga.

“Kalau kita melihat tiga persoalan ini, semuanya berkaitan dengan persoalan ekonomi masyarakat. Artinya, isu daya beli, pekerjaan, dan kesejahteraan masih menjadi perhatian yang cukup besar di tengah masyarakat,” katanya.

Sebagai pengamat politik, Ali menilai temuan tersebut perlu menjadi salah satu bahan evaluasi pemerintah dalam menentukan arah kebijakan ke depan. Menurutnya, persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi dapat memengaruhi tingkat kepercayaan dan kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah.

Baca Juga:  MASSIVE ACTION GHSB DI MABES POLRI – TUNTUT PERIKSA KAPOLDA SUMBAR DAN PEJABAT TERKAIT TAMBANG ILEGAL

“Ini tentu menjadi catatan bagi pemerintah. Ketika masyarakat masih menempatkan harga kebutuhan pokok, lapangan pekerjaan, dan kemiskinan sebagai persoalan utama, maka kebijakan pemerintah perlu semakin diarahkan pada persoalan-persoalan yang konkret dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutur Ali.

Ia menambahkan, pemerintah perlu memastikan kebijakan ekonomi tidak hanya terlihat pada level makro, tetapi juga memberikan dampak yang dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang paling penting adalah bagaimana kebijakan ekonomi dapat diterjemahkan menjadi sesuatu yang dirasakan masyarakat. Kalau harga kebutuhan pokok bisa lebih terkendali, kesempatan kerja semakin terbuka, dan angka kemiskinan bisa ditekan, tentu itu akan memberikan dampak positif terhadap persepsi masyarakat,” ujarnya.

Survei nasional Arus Survei Indonesia (ASI) tersebut merupakan bagian dari riset bertema “Evaluasi Kinerja & Program Prioritas Pemerintahan Prabowo-Gibran” yang dilaksanakan pada 23–29 Juli 2026 di 38 provinsi di Indonesia, survei dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden, dengan metode penarikan sampel Multistage Random Sampling. Survei memiliki margin of error (MoE) ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyerahan Motor Beat Hasil Temuan di Jatinegara Kaum Kembali Ke Pemilik Asal Cianjur
Sidang Pembacaan Dakwaan Don Ritto Digelar Tim PH Siapkan Eksepsi
“Gudang Siluman Tanpa Nama Terendus Jadi Sarang Jastip di Tembesi: Diangkut Truk, Diselundupkan Lewat Kapal Kayu Dapur 6”
Sengketa Tanah Bambu Apus, Pemuda Nusantara Berkeadilan Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang
Konser 30 Tahun UNGU Segera Digelar, Tiket Mayoritas Kategori Sudah Sold Out
GARPEM Sultra Desak Kejagung Evaluasi Kejati Sultra, Soroti Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Tambang Nikel Kolaka panas di awal tumpul di akhir
Brimob Malut Respons Cepet, Bersinergi Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Tewil
Menyoal MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran,Pengamat SDI Angkat Bicara

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Penyerahan Motor Beat Hasil Temuan di Jatinegara Kaum Kembali Ke Pemilik Asal Cianjur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Sidang Pembacaan Dakwaan Don Ritto Digelar Tim PH Siapkan Eksepsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:29 WIB

“Gudang Siluman Tanpa Nama Terendus Jadi Sarang Jastip di Tembesi: Diangkut Truk, Diselundupkan Lewat Kapal Kayu Dapur 6”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Sengketa Tanah Bambu Apus, Pemuda Nusantara Berkeadilan Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Konser 30 Tahun UNGU Segera Digelar, Tiket Mayoritas Kategori Sudah Sold Out

Berita Terbaru