Pada edisi 2026, Java Jazz akan menghadirkan 10 panggung yang menampilkan berbagai warna musik jazz dan turunannya. Sejumlah musisi internasional yang diumumkan pada fase kedua antara lain Ella Mai, Jenevieve, João Sabiá, Frank McComb, serta grup asal Australia Harbourside Jazz.
Sementara dari Indonesia, nama-nama seperti Maliq & D’Essentials, The Groove, Rafi Sudirman, Barsena Bestandhi, dan Nadhif Basalamah juga dipastikan tampil.
Sebelumnya, pada pengumuman fase pertama, penyelenggara telah memastikan kehadiran Jon Batiste yang dijadwalkan tampil pada 29 Mei 2026 serta band asal Korea Selatan wave to earth pada 30 Mei 2026. Selain itu, sejumlah musisi dunia lain juga akan meramaikan festival, seperti Dave Koz melalui proyek Summer Horns, Lisa Simone, Incognito, hingga Earth, Wind & Fire versi Al McKay.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak pertama kali digelar pada 2005, Java Jazz Festival dikenal sebagai ajang yang mempertemukan musisi internasional dengan talenta Indonesia dalam satu panggung. Pada perayaan tahun ke-21 ini, penyelenggara berharap festival tersebut tetap menjadi ruang pertemuan lintas generasi sekaligus memperluas jangkauan musik jazz kepada publik yang lebih luas.
Halaman : 1 2





















