Jembatan Nelayan Bhakti Desa Mola Rusak Parah, Ketua GARPEM Sultra Desak Bupati Wakatobi Prioritaskan Keluhan Masyarakat

Apandi Tondowatu

- Penulis

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakatobi, Sulawesi Tenggara — Kerusakan parah Jembatan Nelayan Bhakti di Desa Mola, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, menjadi perhatian serius berbagai pihak. Kondisi jembatan yang memprihatinkan dinilai membahayakan keselamatan warga dan mengganggu aktivitas masyarakat pesisir, khususnya para nelayan.

‎Ketua GARPEM Sultra, Aksan Setiawan, meminta Bupati Wakatobi dua periode, H. Haliana, S.E., agar segera memprioritaskan penanganan jembatan tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat.
‎Menurut Aksan, pemerintah daerah tidak boleh menutup mata terhadap keluhan masyarakat yang selama ini mengharapkan adanya perbaikan infrastruktur vital di wilayah mereka.
‎“Jembatan Nelayan Bhakti di Desa Mola saat ini rusak parah dan membutuhkan penanganan serius. Efisiensi anggaran bukan alasan untuk tidak memperhatikan keluhan masyarakat,” tegas Aksan Setiawan.

‎Ia menilai keberadaan jembatan tersebut sangat penting karena menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dan mendukung roda perekonomian warga pesisir di Kecamatan Wangi-Wangi Selatan.
‎GARPEM Sultra juga mendesak Pemerintah Kabupaten Wakatobi segera turun melakukan peninjauan lapangan serta mengalokasikan anggaran perbaikan sebelum kerusakan semakin parah dan berpotensi mengancam keselamatan pengguna jembatan.

‎Masyarakat Desa Mola berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat agar akses transportasi dan aktivitas nelayan dapat kembali berjalan aman, nyaman, dan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara
RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat
Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan
Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban
SINERGITAS ALIANSI JURNALIS BERSATU DAN 4 WILAYAH SALUR KAN HEWAN KURBAN
Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah
SMAN 1 Garut Siap Jadi Pelopor “Sekolah Maung” Jawa Barat, Perkuat Tradisi Prestasi Nasional
GMPD Jakarta Gelar Unras di Kantor PLN, Desak Pencopotan Dirut PLN Usai Blackout Sumatera

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:49 WIB

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:19 WIB

RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:49 WIB

Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:32 WIB

Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah

Berita Terbaru