Joko Anwar Garap Horor Komedi “Ghost in the Cell”, Teror Hantu Menghantui Blok Penjara

Dina Mariyana

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita, Jakarta – Joko Anwar kembali menghadirkan warna baru dalam perfilman nasional melalui film horor komedi terbaru berjudul Ghost in the Cell: Hantu di Penjara. Film produksi Come and See Pictures ini diperkenalkan dalam jumpa pers di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta, Senin (23/2/2026). Proyek ini menjadi langkah baru bagi rumah produksi tersebut setelah sebelumnya dikenal lewat film-film horor bernuansa serius dan religius.

Produser Tia Hasibuan menegaskan pihaknya ingin menghadirkan tontonan yang lebih ringan tanpa mengorbankan kualitas. Ia mengatakan Come and See Pictures terus berupaya memperkaya genre film nasional melalui proyek-proyek baru. “Kami ingin membuat film yang tetap berkualitas, tetapi dengan pendekatan yang lebih ringan dan menghibur,” ujar Tia dalam konferensi pers.

Joko Anwar menjelaskan ide cerita film ini berangkat dari ketertarikannya pada ruang tertutup yang pernah ia eksplorasi dalam karya sebelumnya. Ia sengaja memilih latar penjara karena menciptakan situasi ekstrem bagi para tokohnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya membayangkan tempat yang kalau ada hantunya, kita tidak bisa kabur. Penjara adalah ruang yang paling masuk akal untuk itu,” kata Joko Anwar.

Baca Juga:  Tiket “Ghost in the Cell” Ludes di Berlinale 2026, Joko Anwar: Film Ini Menghibur Sekaligus Reflektif

Film ini mengisahkan sekelompok narapidana yang terisolasi dari dunia luar dan terpaksa menghadapi teror makhluk tak kasatmata di dalam sel mereka. Dalam kondisi saling curiga dan bermusuhan, mereka harus bekerja sama untuk bertahan. Unsur horor dan komedi berjalan beriringan, menciptakan ketegangan sekaligus momen-momen yang mengundang tawa.

Dari sisi produksi, tim membangun set penjara secara khusus, lengkap dengan blok sel, ruang makan, dapur, hingga area ibadah. Tia Hasibuan menilai penggabungan horor dan komedi menjadi tantangan tersendiri. “Kami harus menjaga suasana tetap mencekam, tetapi ritme komedinya juga harus tepat. Energi para pemain sangat menentukan keseimbangan itu,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zee Asadel & Emir Mahira Sah Sebagai Pasutri di Official Trailer Film “Kupilih Jalur Langit”: Saat Akad Sudah Diucap, Namun Hati Suami Masih Milik Wanita Lain
Atmosfer Planet Mars Warnai Film “Pelangi di Mars”
Marcella Zalianty Soroti Minimnya Perlindungan Aktor, PARFI 56 Dorong Reformasi Regulasi Industri Film
Masih Adakah Penegak Hukum yang “Tegak Lurus”? Jawabannya Ada di Film Ini
Film “Meja Tanpa Laci” Angkat Pergulatan Integritas Polisi di Tengah Korupsi Sistemik
Ekosistem Film Terancam, Budi Mulyawan Dorong Demokratisasi Berbasis UMKM
Budi Mulyawan: Film Pendek Adalah Fondasi Industri, Saatnya Bangun Ekosistem Theater Mini
Tiket “Ghost in the Cell” Ludes di Berlinale 2026, Joko Anwar: Film Ini Menghibur Sekaligus Reflektif

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:06 WIB

Zee Asadel & Emir Mahira Sah Sebagai Pasutri di Official Trailer Film “Kupilih Jalur Langit”: Saat Akad Sudah Diucap, Namun Hati Suami Masih Milik Wanita Lain

Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:14 WIB

Atmosfer Planet Mars Warnai Film “Pelangi di Mars”

Sabtu, 14 Maret 2026 - 01:12 WIB

Marcella Zalianty Soroti Minimnya Perlindungan Aktor, PARFI 56 Dorong Reformasi Regulasi Industri Film

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:17 WIB

Masih Adakah Penegak Hukum yang “Tegak Lurus”? Jawabannya Ada di Film Ini

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:41 WIB

Film “Meja Tanpa Laci” Angkat Pergulatan Integritas Polisi di Tengah Korupsi Sistemik

Berita Terbaru