Detikberita, Jakarta – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bintang Muda Indonesia (BMI) Provinsi DKI Jakarta resmi menetapkan Mirza Mustakim sebagai Ketua DPD BMI DKI Jakarta periode 2026–2031. Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Daerah (MUSDA) I yang digelar di Hotel Tavia Heritage, Jakarta Pusat, Minggu (8/2/2026).
Proses MUSDA berjalan tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan. Dalam forum tersebut, Mirza Mustakim ditetapkan secara aklamasi, menandai soliditas dan kepercayaan penuh kader terhadap kepemimpinan yang akan datang.
Keputusan penetapan Ketua Terpilih disahkan melalui sidang pleno MUSDA dan dituangkan dalam Surat Keputusan MUSDA I DPD BMI DKI Jakarta. Selanjutnya, Ketua Terpilih bersama unsur perwakilan ditetapkan sebagai formatur, dengan mandat penuh untuk menyusun struktur kepengurusan DPD BMI DKI Jakarta masa bakti 2026–2031 sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutan perdananya, Mirza Mustakim menegaskan bahwa amanah kepemimpinan merupakan tanggung jawab kolektif, bukan sekadar jabatan struktural.
“Amanah ini bukan tentang posisi, melainkan tanggung jawab perjuangan dan arah masa depan organisasi yang ingin kita bangun bersama,” ujar Mirza.
Ia menekankan posisi strategis DKI Jakarta sebagai pusat pergerakan nasional yang menuntut BMI hadir lebih matang dan berdampak.
“Apa yang dilakukan di Jakarta akan memberi resonansi nasional. Karena itu, BMI DKI Jakarta harus tampil sebagai organisasi pemuda yang berpikir jernih, bersikap dewasa, dan bekerja nyata, bukan hanya kuat dalam wacana,” tegasnya.
Mirza juga mengajak seluruh kader untuk menjaga persatuan dan memperkuat fondasi organisasi yang berkelanjutan.
“Perbedaan adalah dinamika yang wajar. Tetapi tujuan kita satu, yaitu membesarkan organisasi dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” katanya.
Menurutnya, kekuatan BMI harus bertumpu pada tiga pilar utama: kecerdasan intelektual, ketangguhan mental, dan kemandirian pendanaan, agar roda organisasi berjalan efektif dan berkesinambungan.
Tonggak Konsolidasi dan Regenerasi
Pelaksana Tugas Ketua DPD BMI DKI Jakarta periode sebelumnya, R. Moh. Ghiffari Adha, S.Psi, menilai MUSDA I sebagai momentum penting konsolidasi organisasi.
“Penetapan ketua secara aklamasi menunjukkan kedewasaan berorganisasi. Ini menjadi fondasi kuat agar BMI DKI Jakarta semakin solid dan relevan menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Ketua Pelaksana MUSDA I, Dimas H. Pribadi, S.Sos., M.M., CPC, menyampaikan apresiasi atas kerja kolektif seluruh panitia dan kader.
“Dengan waktu persiapan yang relatif singkat, panitia bekerja maksimal dengan pengorbanan tenaga, pikiran, bahkan materi. Alhamdulillah, MUSDA berjalan lancar dan menghasilkan keputusan strategis,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Bintang Muda Indonesia, H. Farkhan Evendi, M.AP, yang hadir sekaligus melantik kepengurusan, menegaskan pentingnya keikhlasan dan kemandirian dalam menggerakkan organisasi kepemudaan.
“Organisasi pemuda harus dibangun dengan doa, ketulusan, dan kerja nyata. Aklamasi hari ini harus dibalas dengan pengabdian yang sungguh-sungguh bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Babak Baru Kepemimpinan
Rangkaian MUSDA I DPD BMI DKI Jakarta ditutup melalui sidang pleno penutupan yang menginstruksikan pengurus terpilih untuk segera menyelesaikan formatur kepengurusan, menyusun program kerja, serta mempersiapkan agenda pelantikan dan konsolidasi lanjutan.
Dengan berakhirnya MUSDA I, DPD Bintang Muda Indonesia Provinsi DKI Jakarta resmi memasuki babak baru kepemimpinan yang diharapkan mampu memperkuat peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah dan nasional.






















