Patroli Cipta Kondisi Polsek Cempaka Putih Cegah Tawuran dan Balapan Liar di Rawasari

Indah

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita.co.id Jakarta Pusat -;Polsek Cempaka Putih melaksanakan patroli cipta kondisi pada Rabu dini hari (18/2/2026) guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Perwira Pengendali Aipda J. Purba dengan strong point di Jalan Jenderal Ahmad Yani, tepatnya di TL Rawasari.

Patroli difokuskan untuk mengantisipasi potensi kejahatan jalanan, aksi tawuran warga, serta balapan liar yang kerap terjadi pada jam-jam rawan. Petugas menyisir sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas serta memberikan imbauan kepada masyarakat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung menyampaikan bahwa patroli rutin merupakan langkah nyata kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Patroli cipta kondisi ini kami lakukan sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan warga dapat beraktivitas dengan aman, terutama pada waktu dini hari yang rawan terjadinya gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Pengky Sukmawan, menegaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan patroli dialogis dan pencegahan sejak dini.

Baca Juga:  Pelayanan Pengamanan Aksi di Kantor Pusat BRI, Polisi Siaga Antisipasi Dua Gelombang Massa

“Kami mengedepankan upaya preventif dengan hadir langsung di lapangan. Selain mencegah tawuran dan balapan liar, patroli ini juga bertujuan membangun rasa aman dan kepercayaan masyarakat kepada Polri,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.

“Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama. Kami mengimbau warga segera melapor apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungannya,” tambah Kompol Pengky Sukmawan.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara
RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat
Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan
Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban
SINERGITAS ALIANSI JURNALIS BERSATU DAN 4 WILAYAH SALUR KAN HEWAN KURBAN
Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah
SMAN 1 Garut Siap Jadi Pelopor “Sekolah Maung” Jawa Barat, Perkuat Tradisi Prestasi Nasional
GMPD Jakarta Gelar Unras di Kantor PLN, Desak Pencopotan Dirut PLN Usai Blackout Sumatera

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:49 WIB

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:19 WIB

RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:49 WIB

Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:32 WIB

Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah

Berita Terbaru