CIKARANG BARAT, DETIKBERITA.CO.ID –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi memberikan piagam penghargaan kepada lima perusahaan yang dinilai berkontribusi dalam kegiatan penanaman pohon untuk rehabilitasi lahan Daerah Aliran Sungai (DAS) kritis pasca penertiban bangunan liar (bangli).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemkab Bekasi terhadap keterlibatan dunia usaha dalam mendukung pemulihan fungsi lahan, penghijauan, serta pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyerahan penghargaan dilakukan di sela-sela aksi penanaman 100 pohon di lahan pasca penertiban bangli di Jalan Inspeksi Kalimalang, Desa Gandasari, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jumat (28/8/2026).
Asisten Administrasi Umum (Asda III) Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Iis Sandra Yanti, mengapresiasi keterlibatan para pelaku usaha dalam kegiatan tersebut.
Menurut Iis, dukungan dunia industri menunjukkan adanya kepedulian sekaligus tanggung jawab bersama dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dengan kelestarian lingkungan.
“Saya memberikan apresiasi kepada para pelaku usaha atas dukungan dan kontribusinya dalam kegiatan aksi penanaman pohon ini. Hal ini menunjukkan bahwa dunia industri memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan antara kegiatan ekonomi dan kelestarian lingkungan,” ujar Iis.
Pemkab Bekasi Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Iis menegaskan, upaya menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan pemerintah secara sendiri. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas lingkungan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperkuat dan dikembangkan, termasuk melalui berbagai kegiatan nyata yang memberikan manfaat langsung terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Bekasi tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga lingkungan. Diperlukan kolaborasi dari seluruh pihak. Saya mengajak para pelaku usaha untuk terus memperkuat kepedulian dan kontribusinya terhadap lingkungan,” katanya.
Menurutnya, keberadaan kawasan industri di Kabupaten Bekasi harus dapat berjalan berdampingan dengan kelestarian lingkungan dan kepentingan masyarakat.
Karena itu, pembangunan daerah tidak hanya diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menciptakan Kabupaten Bekasi yang hijau, sehat, tertata, dan nyaman bagi masyarakat.
Dukungan Perusahaan Perkuat Rehabilitasi Lahan Pasca Bangli
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, mengatakan dukungan dunia usaha menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program penghijauan, khususnya untuk pemulihan lahan pasca penertiban bangunan liar.
Syafri menyebut keterbatasan anggaran tidak seharusnya menjadi penghalang untuk melakukan aksi nyata dalam memperbaiki kondisi lingkungan.
Menurutnya, kolaborasi dengan perusahaan, aktivis lingkungan, serta sekolah Adiwiyata menjadi salah satu bentuk gerakan bersama dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan.
Dukungan perusahaan dalam kegiatan tersebut tidak hanya berupa penyediaan bibit pohon, tetapi juga pupuk serta dukungan pemeliharaan dan penyiraman tanaman.
Dengan dukungan tersebut, rehabilitasi lahan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi dapat berlanjut melalui pemeliharaan sehingga tanaman dapat tumbuh dan memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang.
PT Fajar Surya Wisesa Tegaskan Komitmen terhadap Lingkungan
Salah satu perusahaan penerima penghargaan, PT Fajar Surya Wisesa, Tbk., menyambut positif kegiatan tersebut. Perwakilan perusahaan, Thomas Kosim, mengatakan keterlibatan dunia usaha dalam kegiatan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional.
“Suatu kebahagiaan bagi kami bisa berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon ini. PT Fajar Surya Wisesa merupakan perusahaan yang berwawasan lingkungan. Sebelumnya kami juga telah melakukan beberapa kegiatan penanaman pohon bersama Pemkab Bekasi di lingkungan perusahaan, dan kali ini kami berkontribusi di luar area perusahaan,” ungkap Thomas.
Menurut Thomas, kegiatan penanaman pohon di bantaran sungai pada lahan bekas bangunan liar yang telah dipulihkan Pemkab Bekasi merupakan bentuk konkret kontribusi perusahaan terhadap kelestarian lingkungan.
Ia menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga lingkungan tidak hanya berada di tangan pemerintah daerah, tetapi juga menjadi tanggung jawab dunia usaha sebagai bagian dari masyarakat.
“Tanggung jawab lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah. Kami sebagai pelaku usaha juga memiliki tanggung jawab dan harus berkontribusi untuk kelestarian lingkungan, khususnya untuk masa depan kita semua,” katanya.
Thomas memastikan dukungan PT Fajar Surya Wisesa, Tbk. terhadap kegiatan lingkungan tidak berhenti pada aksi penanaman pohon kali ini. Perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan serupa sebagai bagian dari kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Bekasi.
Lima Perusahaan Penerima Penghargaan
Adapun lima perusahaan yang menerima piagam penghargaan atas kontribusinya dalam kegiatan penanaman pohon tersebut, yakni:
- PT Trinitas Prima Sejahtera (KIMU)
- PT Solusi Bangun Beton (Batching Plant Cibitung)
- PT Fajar Surya Wisesa, Tbk.
- PT Megalopolis Manunggal Industrial Development
- PT Bekasi Fajar Industrial Estate
Aksi penanaman 100 pohon tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Bekasi memulihkan lahan pasca penertiban bangunan liar sekaligus mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga fungsi lingkungan di kawasan DAS.
Kolaborasi pemerintah daerah dan dunia usaha diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan berkelanjutan untuk memperkuat penghijauan, menjaga kualitas lingkungan, serta menciptakan ruang hidup yang lebih sehat bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.
- Pemkab Bekasi Beri Penghargaan Lima Perusahaan atas Dukungan Rehabilitasi DAS Pasca Penertiban Bangli - 28/08/2026
- Inovasi BENING Puskesmas Setu I Perkuat Pengawasan Kualitas Air Minum di Kabupaten Bekasi - 24/07/2026
- Batik Ecoprint Mangrove Muaragembong Curi Perhatian di Pekan Kerajinan Jawa Barat 2026 - 26/06/2026























