Dalam pandangannya, menjaga Polri tetap berada di bawah Presiden adalah bagian dari upaya menjaga indeks demokrasi Indonesia serta memastikan aparat bekerja profesional dan independen.
Sandri menekankan bahwa stabilitas keamanan sangat penting, khususnya bagi wilayah Indonesia Timur yang memiliki dinamika sosial tinggi.
“Jika aparat tidak dijaga independensinya, potensi konflik horizontal bisa meningkat—antar kampung, antar kelompok, antar pulau, bahkan antar agama. Itu yang harus kita cegah bersama,” katanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menyoroti kondisi global yang penuh ketidakpastian dan berpotensi berdampak pada keamanan dalam negeri. Karena itu, menurutnya, pendekatan hukum yang profesional dan sistem komando yang tegas menjadi kebutuhan strategis bangsa.
Momentum Konsolidasi Pemuda Timur
Lebih dari sekadar deklarasi dukungan, acara ini menjadi momentum silaturahmi dan konsolidasi pemuda Indonesia Timur agar tidak terus termarginalkan dalam percaturan nasional.
Sandri mengajak generasi muda Timur untuk aktif berorganisasi, menyampaikan kritik secara konstruktif, serta berkompetisi secara sehat dalam sistem demokrasi.
“Tidak ada perubahan yang lahir semata-mata karena sistem. Perubahan lahir dari kemauan untuk memperbaiki sistem,” tegasnya.
Acara yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan tersebut ditutup dengan doa lintas agama sebagai simbol komitmen bersama menjaga persatuan, reformasi, dan stabilitas nasional.
“Selamat Ramadhan dan selamat menjaga reformasi. Di Timur, perbedaan agama adalah hal yang biasa. Yang luar biasa adalah ketika kita tetap bersatu,” pungkas Sandri.
Halaman : 1 2





















