Tol Semarang-Demak Sekaligus Jadi Giant Sea Wall

Rudi

- Penulis

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


‎Jakarta, – Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 Segmen Sayung-Demak yang tengah dibangun dan ditargetkan rampung pada tahun 2027 akan sekaligus menjadi tanggul laut atau Giant Sea Wall. Dari total panjang pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak sepanjang 10,634 kilometer, terdapat konstruksi sepanjang 6,7 kilometer yang berfungsi sebagai tanggul laut.

‎Jadi jalan tol yang terintegrasi dengan tanggul laut, sepanjang 6,7 kilometer. Sehingga hal itu akan berdampak pada daerah di sekitar Kaligawe sampai Sayung, sebagaimana dikutip dari laman resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah, Senin (11/05/2026).

‎Pembangunan jalan tol tersebut bertujuan menjadi penghubung Semarang-Demak sekaligus mengatasi kemacetan di jalur nasional Semarang-Demak dan menanggulangi rob di wilayah pesisir.

‎Adapun proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1 dibagi menjadi tiga paket, yakni 1A, 1B yang terintegrasi dengan tanggul laut, dan 1C yang merupakan konstruksi Kolam Retensi Terboyo dan Kolam Retensi Sriwulan. Telan Anggaran Rp 10,9 Triliun Sebagaimana diketahui, proyek pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi 1 terdiri dari tiga paket.

‎Paket 1A memiliki nilai anggaran Rp 2,02 triliun, paket 1B sebesar Rp 6,84 triliun, dan paket 1C senilai Rp 2,11 triliun. Nilai Rp 10,9 triliun itu termasuk PPN dan terkontrak sejak tahun 2022 sampai selesai tahun 2027. Kalau nilai konstruksi sebesar Rp 10,05 triliun.

‎Selain pembangunan jalan tol dan tanggul laut, proyek tersebut juga mencakup pembangunan dua kolam retensi di Terboyo dan Sriwulan untuk pengendalian banjir non-rob. Kolam retensi Terboyo itu seluas 189 hektar mampu menampung 6,7 juta meter kubik air, dan Kolam Retensi Sriwulan seluas 28 hektar mampu menampung 1,2 juta meter kubik air.

‎Kedua kolam retensi tersebut dilengkapi dengan total 10 mesin pompa, dengan kapasitas masing-masing mesin sebesar 5 meter kubik per detik. Ini untuk pengendalian banjir bukan rob.

Pakai 10 Juta Bambu

Jalan Tol Semarang-Demak terbagi menjadi dua seksi. Seksi 1 Semarang-Sayung membentang sepanjang 10,64 kilometer yang berdiri di atas laut dan masih tahap konstruksi. Sementara Seksi 2 Sayung-Demak sepanjang 16,31 kilometer berdiri di daratan dan sudah beroperasi. Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 membutuhkan material bambu dalam jumlah besar untuk mendukung pekerjaan konstruksi. Sedikitnya 10 juta batang bambu diperlukan untuk menjadi matras jalan tol di atas laut ini.

Dikutip dari laman resmi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), bambu-bambu tersebut didatangkan dari Wonogiri, Magelang, dan Purworejo Provinsi Jawa Tengah. Tidak sembarangan, bambu untuk proyek tersebut juga memiliki kriteria khusus, yaitu bambunya lurus dengan panjang 8 meter dan diameter antara 8-10 sentimeter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Terima Panglima Jilah, Respons Langsung Aspirasi Masyarakat Dayak
Aktivis Minta Dugaan Praktik Internet di Sikakap Diusut, Pemerintah Didorong Percepat Akses Resmi
Warga Gang 9 Warakas Tutup Perayaan HUT RI ke 81 dengan Pembagian Hadiah dan Makan Bersama
IPJI Kepri Siap Turun Ke Jalan: Duduk Perkara Pernyataan Wawako Batam Bukan Sekadar Kekeliruan, Tapi Kesombongan
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perketat Pengamanan Embarkasi KM Tidar,1.163 Penumpang Tujuan Surabaya
Afgan Hadirkan “Langit Merah Muda”, OST Agensi Rumah Tangga yang Bawa Kisah Kafka dan Katia
PP ISMAHI: Jangan Biarkan Potongan Video dan Tuduhan Anonim Menggantikan Proses Hukum

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 01:52 WIB

Presiden Prabowo Terima Panglima Jilah, Respons Langsung Aspirasi Masyarakat Dayak

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Aktivis Minta Dugaan Praktik Internet di Sikakap Diusut, Pemerintah Didorong Percepat Akses Resmi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Warga Gang 9 Warakas Tutup Perayaan HUT RI ke 81 dengan Pembagian Hadiah dan Makan Bersama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:14 WIB

IPJI Kepri Siap Turun Ke Jalan: Duduk Perkara Pernyataan Wawako Batam Bukan Sekadar Kekeliruan, Tapi Kesombongan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Ichsanuddin Noorsy: Ekonom Struktural Yang Tersisa (Bagian-2)

Minggu, 30 Agu 2026 - 08:31 WIB