Detikberita, Jakarta – Wakil Menteri Kebudayaan RI, Giring Ganesha, menilai museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga ruang untuk membangun narasi kebangsaan dan memperkuat identitas nasional.
Pernyataan itu disampaikan Giring usai menghadiri BRIN Goes to Industry 4 di Gedung BJ Habibie, Thamrin, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
“Museum harus menjadi tempat belajar yang menyenangkan, tempat orang bisa bercerita dan mendapatkan cerita tentang perjalanan bangsa,” kata Giring kepada wartawan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengatakan peningkatan jumlah kunjungan ke museum dan situs cagar budaya menjadi sinyal positif terhadap kesadaran masyarakat akan pentingnya sejarah dan budaya Indonesia.
Menurutnya, antusiasme pengunjung, khususnya pelajar, menjadi pemandangan yang membahagiakan.
“Kalau pagi datang ke Museum Nasional lalu melihat banyak anak sekolah berkunjung, itu menjadi kebahagiaan saya. Artinya museum tetap hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.
Giring menyebutkan Kementerian Kebudayaan saat ini mengelola 33 museum dan 19 cagar budaya melalui Museum dan Cagar Budaya (MCB). Data kunjungan dari seluruh lokasi tersebut terus dikumpulkan sebagai bahan evaluasi dan pengembangan layanan budaya.
- Afgan Hadirkan “Langit Merah Muda”, OST Agensi Rumah Tangga yang Bawa Kisah Kafka dan Katia - 29/08/2026
- Khansa Syahlaa Shares Her Journey on Lenin Peak Expedition at 7,134 MASL in the Pamir Mountains Raises the Indonesian Red and White Flag at 6,400 MASL, Proving the Spirit of Indonesian Mountaineers_ - 22/08/2026























