JAKARTA, DETIKBERITA.CO.ID —
Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Kembang Latar memperingati hari jadinya yang ke-35 tahun. Perjalanan panjang sejak 1991 hingga 2026 menjadi momentum bagi keluarga besar Kembang Latar untuk memperkuat silaturahmi, soliditas organisasi serta sinergi dengan berbagai elemen masyarakat.
Momentum Milad ke-35 tersebut digelar Jumat, 11 September 2026, di Lume Coffee, Jalan KH. Abdullah Syafei No. 07, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peringatan 35 tahun Kembang Latar mengusung semangat “Bersatu – Berjuang – Berkarya untuk Masyarakat.” Sementara pesan persaudaraan organisasi kembali ditegaskan melalui semboyan “Seribu Kawan Masih Kurang, Satu Musuh Kebanyakan.”
Semboyan tersebut menjadi bagian dari pesan pentingnya membangun persaudaraan, menjaga komunikasi serta memperluas hubungan baik dengan berbagai elemen masyarakat.
Dihadiri Berbagai Elemen
Milad ke-35 Kembang Latar turut dihadiri sejumlah unsur organisasi, lembaga dan tokoh yang berada di wilayah DKI Jakarta.
Di antaranya Ketua Umum FLO DKI Jakarta H. Juaini, perwakilan Polda Metro Jaya dari unsur Binmas dan Intelkam, Kesbangpol Jakarta Selatan, Bang Japar, DPD KNPI DKI Jakarta, Bamus Betawi serta jajaran DPC Kembang Latar se-DKI Jakarta.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan adanya ruang silaturahmi dan komunikasi lintas organisasi. Momentum milad sekaligus menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antara organisasi kemasyarakatan, aparat keamanan, pemerintah daerah, organisasi kepemudaan serta elemen masyarakat lainnya.
Sementara itu, Ketua Umum Kembang Latar H. Bahyudin tidak dapat hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut karena memiliki keperluan yang tidak dapat ditunda.
Meski demikian, kegiatan tetap berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan diikuti jajaran pengurus serta keluarga besar Kembang Latar.
Jajaran DPW Kembang Latar DKI Jakarta Hadir
Dari jajaran DPW Kembang Latar DKI Jakarta, hadir Ketua DPW Muhammad Supriyadi dan Sekretaris DPW Muhammad Dzikrurrokhman, SH, MH.
Sementara pelaksanaan Milad ke-35 ditangani panitia pelaksana yang diketuai Ade Valiantoro, dengan Gito Ricardo sebagai Sekretaris Panitia Pelaksana.
Kehadiran jajaran pengurus dan panitia tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus menjaga komunikasi antara struktur kepengurusan dan anggota Kembang Latar di wilayah DKI Jakarta.
Tiga Setengah Dekade Perjalanan Kembang Latar
Usia 35 tahun merupakan perjalanan panjang bagi sebuah organisasi kemasyarakatan. Sejak 1991 hingga 2026, Kembang Latar telah melewati berbagai dinamika sosial dan perkembangan kehidupan masyarakat Jakarta.
Dalam perjalanannya, Kembang Latar dikenal terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, silaturahmi antarlembaga serta aktivitas kemasyarakatan yang berkaitan dengan persatuan dan kebersamaan.
Kembang Latar juga membangun komunikasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan serta elemen masyarakat Betawi. Hal tersebut menunjukkan pentingnya peran organisasi masyarakat dalam membangun komunikasi sosial di tengah masyarakat Jakarta yang memiliki keberagaman latar belakang.
Sinergi dengan berbagai pihak juga menjadi bagian dari upaya organisasi untuk turut menjaga keamanan, ketertiban dan kondusivitas lingkungan masyarakat.
Bersatu, Berjuang dan Berkarya
Memasuki usia ke-35, Kembang Latar menghadapi tantangan organisasi yang semakin beragam. Perubahan sosial, perkembangan teknologi informasi serta dinamika kehidupan masyarakat perkotaan menuntut organisasi kemasyarakatan untuk terus beradaptasi.
Namun, nilai persaudaraan dan kebersamaan tetap menjadi modal penting.
Semangat “Bersatu – Berjuang – Berkarya untuk Masyarakat” dapat menjadi pijakan untuk menjaga soliditas internal sekaligus memperkuat hubungan dengan berbagai elemen masyarakat.
Bersatu berarti menjaga kebersamaan. Berjuang berarti mempertahankan nilai dan komitmen organisasi. Sementara berkarya berarti menghadirkan kontribusi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, Milad ke-35 Kembang Latar bukan hanya menjadi perayaan bertambahnya usia organisasi, tetapi juga momentum untuk merefleksikan perjalanan yang telah dilalui dan menatap tantangan organisasi di masa mendatang.
Memperbanyak Persaudaraan
Semboyan “Seribu Kawan Masih Kurang, Satu Musuh Kebanyakan” juga menjadi pesan yang relevan dalam kehidupan masyarakat saat ini.
Di tengah perbedaan kepentingan, pandangan dan latar belakang, komunikasi serta silaturahmi menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan.
Organisasi kemasyarakatan memiliki ruang untuk mengambil peran melalui pembangunan komunikasi, perluasan jejaring serta mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyikapi berbagai persoalan sosial.
Dengan semangat tersebut, perjalanan 35 tahun Kembang Latar diharapkan tidak hanya menjadi catatan sejarah organisasi, tetapi juga menjadi pijakan untuk memperkuat eksistensi dan memperbesar kontribusi bagi masyarakat.
35 Tahun Kembang Latar — 1991–2026.
Bersatu, Berjuang, Berkarya untuk Masyarakat.
“Seribu Kawan Masih Kurang, Satu Musuh Kebanyakan.”


















