ICM Bongkar Kebiasaan Sepele yang Bikin Listrik Apartemen Jadi Mahal

S. Erfan Nurali

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Keluhan soal tingginya tagihan listrik di apartemen semakin sering terdengar di tengah masyarakat.

Kondisi ini menjadi perhatian, terutama di saat tekanan ekonomi akibat dampak perang di kawasan Timur Tengah, membuat banyak orang harus lebih cermat dalam mengatur pengeluaran bulanan.

Direktur Operasional Inner City Management (ICM), Krisdiarto Adi Pranoto, menegaskan bahwa salah satu kunci utama untuk menekan biaya listrik adalah kesadaran dalam mengatur penggunaan perangkat elektronik di apartemen sehari-hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penurunan pendapatan yang dirasakan sebagian masyarakat membuat efisiensi pengeluaran menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. Salah satu pos pengeluaran yang bisa ditekan adalah konsumsi listrik.

“Penggunaan listrik yang tidak terkontrol bisa membuat tagihan membengkak. Karena itu, masyarakat perlu lebih bijak dalam mengatur pemakaian,” ujarnya, Senin, (30/3/2026).

Hal senada disampaikan SOP Manager ICM, Hidayat. Ia menjelaskan bahwa sebenarnya ada banyak cara sederhana yang bisa dilakukan penghuni apartemen untuk menghemat listrik, tanpa harus mengorbankan kenyamanan.

Penyebab Tagihan Listrik Apartemen Membengkak
Selain faktor pemakaian, beberapa hal berikut juga sering menjadi penyebab utama tingginya tagihan listrik:

1. Penggunaan perangkat elektronik berdaya besar secara bersamaan

2. AC yang jarang diservis sehingga bekerja lebih berat

3. Kebiasaan membiarkan perangkat tetap terhubung ke listrik

4. Minimnya pemanfaatan cahaya dan ventilasi alami

5. Penggunaan lampu dan alat elektronik yang tidak hemat energi

Konsumsi listrik rumah tangga bisa meningkat signifikan akibat kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus tanpa disadari.

Tips Hemat Listrik untuk Penghuni Apartemen
Untuk mengatasi masalah tersebut, berikut langkah-langkah sederhana yang bisa diterapkan:

1. Manfaatkan Cahaya Alami

Baca Juga:  PT TDI Ajukan Tiga Gugatan Sekaligus: Perbuatan Melawan Hukum, Sita Jaminan, dan Tuntut Rp10 Miliar

Gunakan sinar matahari sebagai sumber pencahayaan di siang hari agar tidak bergantung pada lampu.

2. Gunakan Lampu LED

Lampu LED terbukti lebih hemat energi dan dipakai lebih lama dibanding lampu konvensional.

3. Cabut Perangkat yang Tidak Digunakan

Steker yang tetap terpasang tetap mengalirkan listrik. Selain boros, juga berisiko korsleting.

4. Kurangi Penggunaan Alat Berdaya Besar

Batasi penggunaan AC, microwave, atau perangkat besar lainnya. Pastikan juga peralatan dalam kondisi optimal.

5. Maksimalkan Ventilasi Udara

Gunakan sirkulasi udara alami atau kipas angin sebagai alternatif AC untuk mengurangi konsumsi listrik.

Selain membantu menghemat biaya, pengurangan penggunaan listrik juga berdampak positif terhadap lingkungan yang lebih sehat berkontribusi pada kualitas hidup yang lebih baik, termasuk dari sisi kesehatan mental dan fisik.

Hidayat mengingatkan, langkah kecil seperti mencabut charger atau mematikan perangkat yang tidak digunakan bisa memberikan dampak besar jika dilakukan secara konsisten.

“Kebiasaan sederhana bisa menjadi kunci utama penghematan. Mulai dari hal kecil, dampaknya akan terasa,” pungkasnya.

Dengan kesadaran dan pengelolaan yang tepat, tagihan listrik yang tinggi bukan lagi menjadi beban yang tak terkendali bagi penghuni apartemen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trend Hotspot Turun, Menhut Raja Antoni : Ketegasan Presiden Prabowo Dorong Penanganan Karhutla
Garmin x PBESI Hadirkan “Real-Life Buff” untuk Tingkatkan Kesiapan Timnas Esports Menuju Asian Games 2026
Kemacetan di Sisi Tol Kembang Kerep Dikeluhkan Pengguna Jalan Wali Kota Jakbar Diminta Turun Tangan
Cafe Andrews Party Bantah Sediakan Sajam, Penyerangan Dua Security Dilaporkan ke Polisi
Menhut Raja Antoni: Penegakan Hukum Karhutla Tak Pandang Bulu, 6 Perusahaan Kalimantan Disanksi
Menhut Raja Antoni September Puncak Karhutla, Sebulan Ini Battleground Kita
Hotspot Karhutla Menurun, Menhut Raja Antoni Wanti-wanti Fire Spot Bisa Kembali
Sambangi ABK di Pelabuhan Muara Angke,Unit Binmas Polsek Kawasan Sunda Kelapa Sampaikan Pesan Kamtibmas

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:56 WIB

Trend Hotspot Turun, Menhut Raja Antoni : Ketegasan Presiden Prabowo Dorong Penanganan Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 12:44 WIB

Garmin x PBESI Hadirkan “Real-Life Buff” untuk Tingkatkan Kesiapan Timnas Esports Menuju Asian Games 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:41 WIB

Cafe Andrews Party Bantah Sediakan Sajam, Penyerangan Dua Security Dilaporkan ke Polisi

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:13 WIB

Menhut Raja Antoni: Penegakan Hukum Karhutla Tak Pandang Bulu, 6 Perusahaan Kalimantan Disanksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:11 WIB

Menhut Raja Antoni September Puncak Karhutla, Sebulan Ini Battleground Kita

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Dugaan Korupsi Pajak PT Adaro, FORMASI Desak KPK Segera Periksa Boy Thohir

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:03 WIB