KONAWE, 12 pebruari 2026
Sebagai representasi rakyat di parlemen, Anggota DPRD memiliki tanggung jawab konstitusional untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Hal inilah yang ditunjukkan oleh duo legislator dari Fraksi PDI Perjuangan Konawe, Ir. Joni Pisi, M.Si., dan Abdul Rahim Lahusi.
Pada Kamis (12/02/2026), bertempat di Ruang Anggota DPRD Konawe, keduanya menerima kunjungan perwakilan masyarakat dari BTN Satria Nusantara. Kedatangan warga bertujuan untuk mengadukan krisis sarana air bersih yang selama ini dialami di lingkungan mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Krisis Air Bersih Jadi Prioritas
Masyarakat BTN Satria Nusantara mengusulkan adanya pembangunan sumur bor sebagai solusi jangka pendek dan menengah. Pasalnya, hingga saat ini, layanan air bersih dari PDAM belum menjangkau kawasan perumahan tersebut. Dan air sumur bor yang sementara digunakan masyarakat terutama Blok J dan K itu Keruh berwarna kuning dan bau.
Menanggapi hal tersebut, Ir. Joni Pisi, M.Si., memberikan edukasi mengenai mekanisme perencanaan pembangunan di Indonesia. Menurutnya, terdapat tiga jalur utama agar usulan masyarakat bisa terakomodasi dalam kebijakan daerah:
1. Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan): Pendekatan bottom-up formal dari tingkat desa hingga kabupaten.
- Musrembang Tingkat Kecamatan Routa, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kab Konawe Berkomitmen Mengawal Pemerataan Pembangunan Hingga Ke Pelosok Desa. - 06/04/2026
- Reses Masa sidang II Anggota DPRD Refaldi Ferdinand, S.E, Turun Lansung Menyerap dan Menerima Usulan Warga Di daerah Pemilihannya.Serta Siap Mendorong Pembahasan Anggaran dan Koordinasi dengan OPD Kab. Konawe. - 06/04/2026
- Bamperda DPRD Kabupaten Konawe Mendorong 10 Rancangan Peraturan Daerah Tahun 2026. - 06/04/2026
Halaman : 1 2 Selanjutnya




























