Ketum GPIB Ir Agung Karang: Halal Bihalal Jadi Momentum Persatuan

Abdul Hapid

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DetikBerita.Co.Id||Jakarta – Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) menggelar Halal Bihalal pada Sabtu (11/4/2026) di Hotel Daily Inn, Jakarta Pusat. Acara yang berlangsung sejak siang hingga sore hari ini dihadiri jajaran pengurus DPP, DPW Jakarta, DPC Jakarta, serta para penasehat, pembina, dan bendahara umum GPIB KH Ahmad Syauqi, Lc., M.A.

Ketua Umum GPIB, Ir. Agung Karang, menyampaikan apresiasi atas kehadiran sejumlah tokoh. “Terima kasih atas kehadiran Ketum MIO AYS Prayogie, Ketum IPJI DR Kun Wardana, Arthur Noija SH selaku Ketum PPNT, Taufiq Rahman SE, S.Sos serta para pembina. Dr. Anto Suroto selaku Ketum APIKI juga turut hadir. Semoga halal bihalal ini menjadi momen untuk tetap bersatu dan bisa bersinergi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Ketum MIO AYS Prayogie menekankan pentingnya sinergi meski berbeda organisasi. “Perbedaan wadah tidak boleh menjadi penghalang. Justru melalui sinergi kita bisa memperkuat peran masing-masing organisasi,” katanya.

Sementara itu, Dr. Kun Wardana, Ketum IPJI, menegaskan makna silaturahmi sebagai inti halal bihalal. “Silaturahmi adalah jembatan yang memperkuat kebersamaan. Dengan silaturahmi, kita bisa menjaga komunikasi dan mempererat hubungan antar organisasi,” tuturnya.

Dr. Anto Suroto bersama Taufiq Rahman SE menyoroti pentingnya musyawarah dalam menyelesaikan persoalan organisasi. “Setiap masalah harus diselesaikan dengan musyawarah. Jangan bersikap berlebihan, tapi harus tahan banting menghadapi tantangan,” tegas keduanya.

Acara juga diisi tausiyah dan doa bersama oleh Sekjen GPIB, Drs. Abdul Hapid, S.H., M.H., yang menekankan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu. “Perbedaan justru bisa menjadi rahmat dan kasih sayang, jika kita mampu melihatnya sebagai kekuatan,” ujarnya dalam tausiyah.

Baca Juga:  Pembaruan KUHP Dinilai Tutupi Kelemahan Lama, Meski Masih Picu Pro Kontra

Selain itu, dalam rangkaian acara halal bihalal juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) dari Ketum GPIB Ir. Agung Karang kepada para penasehat GPIB, yakni Dr. Kun Wardana, AYS Prayogie, dan Arthur Noija SH. Penyerahan SK ini menjadi simbol penguatan struktur organisasi sekaligus komitmen untuk memperkuat peran penasehat dalam mendukung visi dan misi GPIB.

Dalam kesempatan tersebut, Arthur Noija SH menyampaikan harapannya agar kehadiran GPIB dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Semoga GPIB bisa dirasakan kehadirannya terutama di daerah-daerah yang selama ini menjadi binaan PPNT. Kami siap bekerjasama dengan GPIB untuk memperkuat peran sosial dan pendidikan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama dan makan siang, yang menjadi ajang mempererat hubungan personal antar peserta. Halal bihalal GPIB tahun ini tidak hanya menjadi wadah untuk saling memaafkan, tetapi juga momentum memperkuat silaturahmi, musyawarah, dan kolaborasi lintas organisasi demi kepentingan bersama.

Abdul Hapid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Massa Aksi Desak BPK Sultra Audit Investigatif Dana Desa Aopa, Diduga Tidak Sesuai LPJ Sejak 2019–2025
BRI KC Jakarta Sudirman 1 Luncurkan Kartu Debit Edisi Khusus FC Barcelona di CFD Sudirman
Penundaan Eksekusi Lahan Cibubur Bawa Harapan Baru bagi Warga dan Santri
Ikatan Darah” datang membawa pesan lain: bahwa pertarungan paling berat sering kali bukan melawan musuh di depan mata, melainkan keadaan yang memaksa seseorang memilih antara bertahan… atau kehilangan segalanya.
Satpol PP Segel Bangunan Tak Berizin Di Jakarta, Libatkan Unsur Kelurahan Dan Warga
Bupati Mimika Buka TMMD Reguler Ke-128 Kodim 1710/Mimika, Kampung Keakwa Jadi Sasaran Utama
Ketua Caretaker KNPI Bombana Apresiasi Aksi Masyarakat, Tegaskan Penegakan Hukum Harus Objektif dan Tidak Dipaksakan
Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 14:09 WIB

Puluhan Massa Aksi Desak BPK Sultra Audit Investigatif Dana Desa Aopa, Diduga Tidak Sesuai LPJ Sejak 2019–2025

Kamis, 23 April 2026 - 10:18 WIB

BRI KC Jakarta Sudirman 1 Luncurkan Kartu Debit Edisi Khusus FC Barcelona di CFD Sudirman

Kamis, 23 April 2026 - 10:16 WIB

Penundaan Eksekusi Lahan Cibubur Bawa Harapan Baru bagi Warga dan Santri

Kamis, 23 April 2026 - 05:51 WIB

Ikatan Darah” datang membawa pesan lain: bahwa pertarungan paling berat sering kali bukan melawan musuh di depan mata, melainkan keadaan yang memaksa seseorang memilih antara bertahan… atau kehilangan segalanya.

Kamis, 23 April 2026 - 00:15 WIB

Satpol PP Segel Bangunan Tak Berizin Di Jakarta, Libatkan Unsur Kelurahan Dan Warga

Berita Terbaru