Jakarta, 4 Mei 2026 – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) yang ke-13 yang seharusnya menjadi momentum kegembiraan bagi masyarakat, kini justru di nodai.
Pasalnya, Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Konkep diterpa isu miring terkait dugaan penggelembungan anggaran (markup) dalam pelaksanaan rangkaian acara tersebut.
Dugaan ini muncul setelah sejumlah pihak menyoroti tidak sesuaian antara besarnya anggaran yang dikucurkan dengan realitas fasilitas dan jasa yang disediakan selama acara berlangsung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Nilai kontrak sewa panggung, sound system, dan dekorasi diduga jauh melampaui harga pasar normal di wilayah Sulawesi Tenggara.
Muncul kecurigaan adanya selisih antara nilai yang dibayarkan kepada penyedia jasa dengan angka yang tertera dalam laporan pertanggung jawaban.
Beberapa pengadaan logistik untuk kebutuhan acara tidak mencerminkan nilai pagu anggaran yang telah ditetapkan.
Koordinator Konsorsium Mahasiswa Indonesia Menggugat (KOMIM) Reski anandar, menyatakan bahwa pihaknya telah mengumpulkan data awal terkait rincian Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) proyek tersebut.
Kami melihat ada beberapa item belanja yang sangat tidak rasional. dalam item dekorasi panggung misalnya di laporkan dengan nominal Rp. 30.000.000 hal ini tidak sesuai dengan fakta di lapangan pasalnya berdasarkan informasi yang kami himpun dinas pariwisata hanya membayar Rp. 2.000.000
Oleh karena itu kami mendesak pihak Aparat Penegak Hukum (APH), baik Kepolisian maupun Kejaksaan, untuk segera melakukan audit investigatif terhadap penggunaan dana HUT Konkep ke-13 di Dinas Pariwisata,” tegasnya saat diwawancarai, Senin (4/5/2026).
Kami berharap Pihak dinas pariwisata memberikan klarifikasi kepada publik agar transparansi keuangan di daerah kita dapat terlaksana dengan baik
Di sisi lain, masyarakat berharap agar perayaan hari jadi kabupaten tidak dijadikan ajang untuk meraup keuntungan pribadi oleh oknum pejabat, mengingat anggaran tersebut bersumber dari rakyat (APBD).
- Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan - 27/05/2026
- PT WIN Disorot, Kapolda dan Kejati Sultra Ditantang Bertindak - 25/05/2026
- Garda Pemuda Sultra Desak Pencabutan Izin Tambang Galian C di Kawasan Wisata Pantai Kartika - 24/05/2026























