Usut Tuntas Dugaan Narkoba di Lapas Kendari

Apandi Tondowatu

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta –  Gelombang masa kembali menyuarakan keresahan publik melalui Aksi Jilid II atas dugaan kuat adanya praktik peredaran narkoba di dalam Lapas Kelas IIA Kendari. 6/5/2026

Informasi yang berkembang di tengah masyarakat bukan lagi sekadar isu, melainkan telah menjadi kekhawatiran serius yang menyangkut integritas lembaga pemasyarakatan sebagai tempat pembinaan, bukan tempat berkembangnya kejahatan baru.

Lapas seharusnya menjadi ruang pembinaan bagi narapidana untuk memperbaiki diri. Namun, apabila terjadi pembiaran terhadap praktik peredaran narkoba di dalamnya, maka ini merupakan bentuk kegagalan serius yang tidak bisa ditoleransi. Hal ini tidak hanya mencederai hukum, tetapi juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemasyarakatan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui aksi ini, kami dengan tegas mendesak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) untuk segera mengambil langkah konkret dan tidak berlarut-larut. Salah satu langkah yang harus segera dilakukan adalah mencopot Kepala Lapas Kelas IIA Kendari dari jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab atas dugaan kelalaian dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pembinaan.

Kami juga mendesak agar dilakukan pengusutan secara menyeluruh, transparan, dan tanpa tebang pilih. Jika terdapat jaringan peredaran narkoba di dalam lapas, maka seluruh pihak yang terlibat harus diungkap tanpa terkecuali. Tidak boleh ada perlindungan terhadap oknum, termasuk jika melibatkan aparat atau pegawai lapas.

Selain itu, kami menyoroti dugaan lemahnya pembinaan narapidana, termasuk terhadap narapidana eks syahbandar Kolaka. Hal ini semakin memperkuat indikasi bahwa sistem pengawasan di dalam lapas tidak berjalan optimal. Jika fungsi pembinaan gagal dijalankan, maka lapas kehilangan esensi utamanya dan justru menjadi ruang yang memperparah kejahatan.

Baca Juga:  Tekan Kriminalitas, Dandim 0502/JU Pimpin Patroli Malam di Wilayah Jakarta Utara

Kami menilai bahwa kondisi ini mencerminkan adanya kegagalan kepemimpinan di Lapas Kelas IIA Kendari. Kepala lapas memiliki tanggung jawab penuh dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan pembinaan. Ketika muncul dugaan praktik ilegal yang serius, maka evaluasi menyeluruh hingga pencopotan jabatan adalah langkah yang tepat dan mendesak.

Lebih jauh, kami meminta Kementerian Imipas untuk tidak hanya fokus pada satu kasus ini, tetapi juga melakukan evaluasi sistemik terhadap seluruh lembaga pemasyarakatan di Indonesia. Peredaran narkoba di dalam lapas bukan persoalan baru, dan jika terus dibiarkan, akan menjadi ancaman besar bagi upaya pemberantasan narkoba secara nasional.

Melalui Aksi Jilid II ini, kami menegaskan bahwa masyarakat berhak mendapatkan kepastian hukum, transparansi, dan keadilan. Jangan sampai kasus ini berhenti di tengah jalan atau hanya menyasar pihak tertentu saja. Semua yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan berharap adanya langkah cepat, tegas, dan nyata dari pemerintah. Pulihkan kepercayaan publik dengan tindakan, bukan sekadar janji.

Demikian siaran pers ini kami sampaikan. Atas perhatian dan tindak lanjutnya, kami ucapkan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Atur Lalu Lintas Sore Hari,Bantu Kelancaran Mobilitas Warga
Sekjen KSPN Desak Evaluasi dan Perombakan Menteri Berkinerja Buruk, Kepercayaan Publik terhadap Prabowo Jadi Taruhan
Polda Bali Ungkap Lima Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Delapan Orang Diamankan
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Langsung Atur Lalu Lintas,Pastikan Aktivitas Masyarakat Berjalan Lancar
“Aktivis dan Pimpinan LIRA Yusril Koto Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Pemerasan Pengusaha di Batam”
Kapolri Suyudi Siapkan Bedah Rumah Lansia di Bogor, Wujudkan Kepedulian Melalui Polisi Bersama Masyarakat
Bareskrim Polri dan BNN Kerahkan 462 Personil,Periksa Sejumlah Kelab Malam di Jakarta dan Tangerang
GOW-Banten Desak Aparat Usut Dugaan Tanah Merah Ilegal di Proyek Tol Serang-Penimbangan PT Panca Diminta Buka-bukaan

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Polda Metro Jaya Atur Lalu Lintas Sore Hari,Bantu Kelancaran Mobilitas Warga

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Sekjen KSPN Desak Evaluasi dan Perombakan Menteri Berkinerja Buruk, Kepercayaan Publik terhadap Prabowo Jadi Taruhan

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Langsung Atur Lalu Lintas,Pastikan Aktivitas Masyarakat Berjalan Lancar

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:05 WIB

“Aktivis dan Pimpinan LIRA Yusril Koto Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Pemerasan Pengusaha di Batam”

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Kapolri Suyudi Siapkan Bedah Rumah Lansia di Bogor, Wujudkan Kepedulian Melalui Polisi Bersama Masyarakat

Berita Terbaru