Skandal Solar di Kendari: Dugaan Penimbunan dan Pungli Terstruktur di SPBU Andonohu

Apandi Tondowatu

- Penulis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendari – Dugaan praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar ilegal kembali mencuat di Kota Kendari. SPBU di kawasan Bundaran Tank Andonohu kini menjadi sorotan setelah ditengarai sebagai titik rawan permainan distribusi BBM bersubsidi.

Himpunan Mahasiswa Pemerhati Penegakan Hukum Indonesia (Hima-PPHI) mengungkap adanya indikasi kuat praktik penimbunan yang diduga dilakukan secara sistematis oleh oknum tertentu, bahkan disinyalir melibatkan pihak internal SPBU.

Ketua Hima-PPHI, Irjal Ridwan, menyebut temuan tersebut berdasarkan hasil investigasi lapangan serta laporan masyarakat yang setiap hari mengantre untuk mendapatkan solar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menemukan adanya aktivitas pengisian BBM menggunakan puluhan jeriken yang kemudian disimpan di dalam kendaraan. Ini bukan praktik biasa, melainkan terindikasi sebagai bagian dari penimbunan ilegal,” tegas Irjal.

Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa praktik tersebut diduga tidak mungkin berjalan tanpa adanya keterlibatan atau pembiaran dari pihak dalam SPBU.

“Jika tidak ada kerja sama atau pembiaran dari oknum internal, praktik seperti ini tidak mungkin berlangsung secara terbuka dan berulang,” lanjutnya.

Tak hanya penimbunan, Hima-PPHI juga menemukan dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam sistem antrean pembelian solar. Oknum tertentu diduga memperjualbelikan karcis antrean kepada masyarakat dengan harga mencapai ratusan ribu rupiah.

Baca Juga:  Suster Natalia Pertanyakan Pengawasan BNI, Dana Umat Rp28 Miliar Tak Jelas Nasibnya

“Ini sangat meresahkan. Masyarakat dipaksa membeli karcis antrean agar bisa mendapatkan BBM. Harga yang ditetapkan pun tidak masuk akal,” ungkap Irjal.

Menurutnya, praktik penimbunan dan pungli tersebut berdampak langsung pada kelangkaan solar di lapangan, sekaligus merugikan masyarakat kecil yang sangat bergantung pada BBM bersubsidi untuk aktivitas ekonomi sehari-hari.

Hima-PPHI mendesak aparat penegak hukum serta pihak terkait untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh dan menindak tegas oknum yang terlibat.

“Kami meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait tidak tutup mata. Ini persoalan serius yang menyangkut hak masyarakat dan potensi kerugian negara,” tegas Irjal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dewan Adat Bamus Betawi Dorong Sertifikasi Budaya
Halal Bihalal Bamus Betawi Perkuat Persatuan Budaya
GARDA PEMUDA SULTRA: PERNYATAAN MANTAN GUBERNUR SULTRA DR.H. NUR ALAM KELIRU, DIRUT BANK SULTRA BEKERJA SESUAI PROSEDUR
Soal Kompetensi Dirut Bank Sultra, Kritik Nur Alam Dinilai Tidak Berdasar
Rivan A. Purwantono : Inovasi Mahasiswa Jadi Kunci Pengembangan Aplikasi Travoy
Dedi DJ: Organisasi Advokat Harus Hadir untuk Masyarakat
Bobby Albertus Kondoy : Tekankan Profesionalisme Advokat di Pelantikan Peradi Profesional 2026-2031
SMPN 1 Bayongbong Hat-trick Juara! Dominasi JHS Cup Season 3, Sabet Gelar Tim dan Individu

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:42 WIB

Dewan Adat Bamus Betawi Dorong Sertifikasi Budaya

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:50 WIB

Halal Bihalal Bamus Betawi Perkuat Persatuan Budaya

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:00 WIB

GARDA PEMUDA SULTRA: PERNYATAAN MANTAN GUBERNUR SULTRA DR.H. NUR ALAM KELIRU, DIRUT BANK SULTRA BEKERJA SESUAI PROSEDUR

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:44 WIB

Soal Kompetensi Dirut Bank Sultra, Kritik Nur Alam Dinilai Tidak Berdasar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:45 WIB

Skandal Solar di Kendari: Dugaan Penimbunan dan Pungli Terstruktur di SPBU Andonohu

Berita Terbaru

Berita

Dewan Adat Bamus Betawi Dorong Sertifikasi Budaya

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:42 WIB

Berita

Halal Bihalal Bamus Betawi Perkuat Persatuan Budaya

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:50 WIB