Penguatan Literasi Nasional, IJC dan GPIB Sepakat Bangun Kerja Sama 3 Tahun

S. Erfan Nurali

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 15 Mei 2026 – Komitmen membangun pendidikan nasional melalui kolaborasi lintas sektor kembali diperkuat. Indonesia Journalists Community dan Gerakan Pendidikan Indonesia Baru resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang kerja sama penguatan literasi dan publikasi pendidikan nasional.

Penandatanganan MoU berlangsung pada Jumat (15/5/2026) di kawasan Palmerah Barat, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara dunia jurnalistik dan gerakan pendidikan masyarakat demi meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Dalam nota kesepahaman tersebut, Ketua Umum IJC, Bambang Wijayadi, CPP, CPSC, CLDS, C.L.A bertindak sebagai PIHAK KESATU, sementara Ketua Umum GPIB, Ir. Agung Karang bertindak sebagai PIHAK KEDUA.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerja sama ini bertujuan untuk mensinergikan potensi kedua belah pihak dalam meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat literasi digital, serta memperluas penyebaran informasi pendidikan yang akurat dan konstruktif kepada masyarakat luas.

Ruang lingkup kerja sama meliputi pelatihan jurnalistik dan literasi media bagi praktisi pendidikan, publikasi program strategis pendidikan melalui jejaring media IJC, pendampingan komunikasi publik lembaga pendidikan, hingga kolaborasi kampanye pendidikan nasional dan isu-isu strategis lainnya.

Ketua Umum GPIB, Ir. Agung Karang, menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa, bukan hanya pemerintah semata.

“Sesuai Pembukaan UUD Republik Indonesia yaitu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa serta Pasal 31 UUD 1945 tentang pendidikan, maka Gerakan Pendidikan Indonesia Baru konsisten menggerakkan peran serta seluruh lapisan masyarakat dalam pendidikan untuk mewujudkan Indonesia Baru,” ujar Agung Karang.

Ia menambahkan bahwa gerakan pendidikan harus dimulai dari lingkungan keluarga hingga tingkat nasional dengan semangat gotong royong demi menciptakan generasi berkarakter Pancasila.

Baca Juga:  Lanal Dabo Singkep Gelar Upacara Purna Tugas Prajurit, Wujud Penghormatan Atas Dedikasi dan Pengabdian

“Pendidikan itu tidak hanya ditangani pemerintah saja, tetapi oleh seluruh lapisan masyarakat mulai dari keluarga, RT/RW, kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga kementerian dan presiden. Semua harus bergerak memajukan pendidikan di Indonesia menuju Indonesia Emas,” lanjutnya.

Menurut Agung, keberadaan GPIB juga bertujuan menggandeng berbagai elemen masyarakat, termasuk insan pers dan wartawan, untuk bersama-sama membangun pendidikan nasional yang berakhlak, berbudi pekerti, beradab, dan bermoral.

Dalam perjanjian tersebut juga diatur pembagian tugas dan tanggung jawab kedua pihak. IJC bertanggung jawab menyediakan tenaga ahli dan narasumber di bidang jurnalistik serta memfasilitasi publikasi informasi pendidikan.

Sementara GPIB menyediakan data, materi pendidikan, serta akses jejaring institusi pendidikan yang relevan.

Kesepakatan ini berlaku selama tiga tahun sejak ditandatangani dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama.

Adapun detail teknis pelaksanaan kegiatan akan dituangkan lebih lanjut dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) atau Memorandum of Agreement (MoA) yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari MoU tersebut.

Kolaborasi antara IJC dan GPIB diharapkan menjadi energi baru dalam memperkuat literasi masyarakat serta mempercepat transformasi pendidikan nasional berbasis kolaborasi, partisipasi publik, dan semangat gotong royong menuju Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Langsung Cek SPPG,Pastikan Food Safety dan Standar Operasional
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Pastikan Keamanan Kapal Coast Guard AS yang Bersandar di Dermaga Eks Presiden Kalibaru
Trend Hotspot Turun, Menhut Raja Antoni : Ketegasan Presiden Prabowo Dorong Penanganan Karhutla
Garmin x PBESI Hadirkan “Real-Life Buff” untuk Tingkatkan Kesiapan Timnas Esports Menuju Asian Games 2026
Kemacetan di Sisi Tol Kembang Kerep Dikeluhkan Pengguna Jalan Wali Kota Jakbar Diminta Turun Tangan
Cafe Andrews Party Bantah Sediakan Sajam, Penyerangan Dua Security Dilaporkan ke Polisi
Menhut Raja Antoni: Penegakan Hukum Karhutla Tak Pandang Bulu, 6 Perusahaan Kalimantan Disanksi
Menhut Raja Antoni September Puncak Karhutla, Sebulan Ini Battleground Kita

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:47 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Langsung Cek SPPG,Pastikan Food Safety dan Standar Operasional

Rabu, 2 September 2026 - 14:43 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Pastikan Keamanan Kapal Coast Guard AS yang Bersandar di Dermaga Eks Presiden Kalibaru

Selasa, 1 September 2026 - 18:56 WIB

Trend Hotspot Turun, Menhut Raja Antoni : Ketegasan Presiden Prabowo Dorong Penanganan Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 12:44 WIB

Garmin x PBESI Hadirkan “Real-Life Buff” untuk Tingkatkan Kesiapan Timnas Esports Menuju Asian Games 2026

Selasa, 1 September 2026 - 00:14 WIB

Kemacetan di Sisi Tol Kembang Kerep Dikeluhkan Pengguna Jalan Wali Kota Jakbar Diminta Turun Tangan

Berita Terbaru