GARPEM Sultra Desak Bupati Konsel Sanksi Tiga Perusahaan Tambang Diduga Rusak Kawasan Wisata Pantai Kartika

Apandi Tondowatu

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARPEM Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Bupati Konawe Selatan untuk segera melakukan evaluasi serta memberikan sanksi administratif kepada tiga perusahaan tambang yang diduga merusak kawasan pariwisata di Kabupaten Konawe Selatan.

Desakan tersebut mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Konawe Selatan Nomor 5 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2020–2040. Dalam regulasi tersebut, kawasan peruntukan pariwisata telah ditetapkan dalam rencana pola ruang wilayah kabupaten.

Aturan itu juga menegaskan bahwa aktivitas pertambangan tidak diperbolehkan pada zona pariwisata pesisir dan pulau-pulau kecil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, fakta di lapangan menunjukkan masih terjadi konflik akibat penerbitan izin usaha pertambangan batu gamping yang diduga tumpang tindih dengan kawasan wisata. Kawasan yang terdampak meliputi destinasi wisata Pulau Senja dan Pantai Tanjung Kartika yang disebut sempat terancam oleh aktivitas operasional tambang.

Diketahui terdapat tiga perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, yakni PT Citra Khusuma Sultra, CV Ramadhan Moramo, dan PT Hoffmen Energi Perkasa. Ketiga perusahaan tersebut memiliki izin usaha pertambangan di sekitar kawasan Pantai Kartika, Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan.

Padahal, kawasan wisata Pantai Kartika beserta pulau-pulau di sekitarnya selama ini dikenal luas dan kerap dipromosikan oleh Dinas Pariwisata sebagai “Raja Ampat Mini” di Sulawesi Tenggara karena keindahan alam dan potensi wisata baharinya.

Baca Juga:  Bandung Masih Cari Solusi Pesangon Karyawan Bonbin

Ketua GARPEM Sultra, Aksan Setiawan, menegaskan bahwa aktivitas pertambangan di kawasan tersebut berpotensi merusak lingkungan pesisir, mengancam ekosistem laut, serta menghambat pengembangan sektor pariwisata daerah yang menjadi salah satu potensi unggulan Konawe Selatan.

“Oleh karena itu, kami mendesak Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, agar mengambil langkah tegas dengan memberikan sanksi administratif kepada tiga perusahaan tersebut atas dugaan kerusakan lingkungan di kawasan Pantai Kartika,” tegas Aksan.

Selain itu, GARPEM Sultra juga meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin usaha pertambangan ketiga perusahaan tersebut, serta mencabut izin apabila terbukti melanggar ketentuan tata ruang dan merusak lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivitas Proyek Kafe di Batam Centre Disorot, Dugaan Penggunaan Tanah Belum Terverifikasi dan Truk Diduga Langgar Arus Lalu Lintas
DPD RI: RUU Daerah Kepulauan Jadi Kunci Sejahterakan Wilayah Terluar Sekaligus Perkuat Pertahanan Negara
Asuransi Bina Dana Arta Optimistis Tumbuh 23 Persen pada 2026
Perpadi Kepri Sambut Baik Langkah Bulog Gandeng Perpadi Olah Cadangan Beras Jadi Beras Medium dan Premium
Bakamla RI Gelar Latihan Menembak di Laut
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar’Jaga Jakarta On The Sport,Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Buruh Pelabuhan Muara Angke
Menhut Raja Juli Antoni Dinilai Punya Peran Krusial dalam Jaga Kredibilitas Perdagangan Karbon Hutan
Forkopimko Jakarta Utara Bersama Tiga Pilar Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia 2026,Perkuat Sinergi dan Jaga Kondusivitas Wilayah

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:03 WIB

Aktivitas Proyek Kafe di Batam Centre Disorot, Dugaan Penggunaan Tanah Belum Terverifikasi dan Truk Diduga Langgar Arus Lalu Lintas

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:48 WIB

DPD RI: RUU Daerah Kepulauan Jadi Kunci Sejahterakan Wilayah Terluar Sekaligus Perkuat Pertahanan Negara

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:10 WIB

Asuransi Bina Dana Arta Optimistis Tumbuh 23 Persen pada 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:35 WIB

Bakamla RI Gelar Latihan Menembak di Laut

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:53 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar’Jaga Jakarta On The Sport,Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Buruh Pelabuhan Muara Angke

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Gelanggang Permainan Superstar 21 Nagoya Disasar Razia Polsek Lubuk Baja

Kamis, 16 Jul 2026 - 00:41 WIB