DETIKBERITA.CO.ID, JAKARTA –
Pengurus Wilayah Ikatan Pelajar Al Washliyah (PW IPA) Sumatera Utara mengecam aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyeret nama Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi.
Organisasi kepemudaan tersebut menilai aksi itu sarat muatan politik dan berpotensi memecah kondusivitas masyarakat Kota Pematangsiantar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Ketua II PW IPA Sumut, Ahmad Nurdin, menegaskan bahwa pihaknya menghormati hak demokrasi setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum.
Namun, ia mengingatkan agar aksi tersebut tidak dijadikan alat kepentingan politik oleh kelompok tertentu.
“Kami menghormati hak demokrasi dalam menyampaikan aspirasi. Tetapi jangan sampai aksi yang dilakukan justru sarat kepentingan politik dan menciptakan keresahan di tengah masyarakat Pematangsiantar,” tegas Ahmad Nurdin.
Menurutnya, tuduhan yang disampaikan dalam aksi tersebut masih bersifat dugaan dan belum memiliki kekuatan hukum tetap. Ia meminta semua pihak mengedepankan asas praduga tak bersalah serta tidak membangun opini yang dapat memperkeruh suasana daerah.
“Jangan menggiring opini publik dengan tuduhan yang belum terbukti secara hukum. Masyarakat harus diberikan informasi yang objektif dan tidak provokatif,” ujarnya.
PW IPA Sumut juga menilai selama kepemimpinan Wali Kota Pematangsiantar, berbagai program pembangunan daerah masih berjalan dengan baik.
Selain itu, kondisi toleransi sosial dan stabilitas masyarakat dinilai tetap terjaga.
“Pematangsiantar selama ini dikenal sebagai kota yang menjunjung toleransi dan kebersamaan. Jangan sampai suasana kondusif ini dirusak oleh agenda-agenda tertentu,” tambahnya.
Sebelumnya, sejumlah kelompok massa menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung KPK dengan membawa tuntutan terkait dugaan penyimpangan dan dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar.
Massa meminta KPK melakukan penyelidikan terhadap sejumlah program dan penggunaan anggaran daerah.
Menanggapi hal tersebut, PW IPA Sumut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum terverifikasi secara menyeluruh.
“Kritik itu penting dalam demokrasi, tetapi harus disampaikan secara konstruktif, berimbang, dan tidak menimbulkan kegaduhan publik,” pungkas Ahmad Nurdin.
PW IPA Sumut berharap seluruh proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku serta meminta masyarakat tetap mendukung pembangunan Kota Pematangsiantar demi terciptanya stabilitas sosial dan kemajuan daerah.
Frasa Kunci Utama SEO:
PW IPA Sumut kecam aksi KPK terkait Wali Kota Pematangsiantar
Meta Deskripsi SEO:
PW IPA Sumut mengecam aksi di KPK terkait Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi dan menilai aksi tersebut sarat muatan politik serta berpotensi mengganggu kondusivitas masyarakat.
Tag:
PW IPA Sumut, Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, KPK, Demo KPK, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Ahmad Nurdin, Politik Sumut, Dugaan Korupsi, Detik Berita, DetikBerita

























