Detikberita, Jakarta – PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 23 persen pada 2026 seiring strategi memperkuat transformasi digital, efisiensi operasional, pengelolaan risiko, serta perluasan jaringan distribusi. Optimisme tersebut disampaikan dalam Paparan Publik (Public Expose) Perseroan yang digelar di Plaza Asia, Sudirman, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Direktur Utama PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk Vincent C Sugiyanto mengatakan, perseroan berhasil mempertahankan tren pertumbuhan yang positif sepanjang 2025 hingga kuartal I 2026. Menurutnya, fondasi bisnis yang telah dibangun menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan industri asuransi yang semakin kompetitif.
“Kami terus membangun perusahaan yang berorientasi pada pelanggan dengan mengedepankan inovasi, transformasi digital, serta tata kelola yang baik. Dengan fondasi yang telah dibangun sepanjang 2025 dan kinerja positif pada kuartal pertama 2026, kami optimistis mampu mencatatkan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Vincent.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Vincent mengatakan, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk yang kini dikenal melalui merek Uno Insurance Indonesia merupakan perusahaan asuransi umum yang telah berdiri sejak 1982 dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perseroan didukung jaringan 29 kantor cabang dan perwakilan, lebih dari 600 bengkel rekanan, serta sekitar 4.800 mitra layanan kesehatan di berbagai wilayah Indonesia.
Menurut Vincent, perusahaan akan terus memperluas akses layanan melalui berbagai kanal distribusi, mulai dari kerja sama dengan perusahaan pembiayaan, perbankan, broker asuransi, agen hingga kanal digital berbasis B2B2C.
Sementara itu, Direktur sekaligus Chief Financial Officer (CFO) Liani Chandra memaparkan bahwa perseroan membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp29,6 miliar pada kuartal I 2026, meningkat 21,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain itu, pendapatan jasa asuransi mencapai Rp318,5 miliar, menunjukkan keberlanjutan pertumbuhan bisnis yang telah dibangun sepanjang tahun lalu.
“Peningkatan laba bersih dan pendapatan jasa asuransi mencerminkan disiplin operasional, kualitas underwriting yang terjaga, serta implementasi strategi bisnis yang berjalan efektif. Kami akan terus menjaga profitabilitas dengan pengelolaan biaya yang efisien,” kata Liani.
Liani juga menerangkan, sepanjang 2025 perseroan membukukan pendapatan jasa asuransi sebesar Rp917,78 miliar, naik 13,09 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp811,96 miliar.
Di sisi permodalan, kondisi keuangan perusahaan juga semakin kuat. Ekuitas meningkat 9,4 persen menjadi Rp1,78 triliun, sementara liabilitas berhasil ditekan sebesar 5,1 persen.
Atas kinerja tersebut, pada 2025 ABDA meraih sejumlah penghargaan, di antaranya Infobank Media Group Insurance Award 2025 sebagai General Insurance Company with Excellent Performance serta Indonesian Regulatory Compliance Award 2025 untuk kategori Notable Enterprise in Regulatory Compliance.
Direktur Julian P. Combaret, mengatakan bahwa transformasi digital akan menjadi salah satu fokus utama perseroan dalam meningkatkan pengalaman pelanggan sekaligus memperluas penetrasi pasar.
“Kami terus memperkuat kanal digital, memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, serta menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Digitalisasi menjadi salah satu kunci pertumbuhan perusahaan ke depan,” ujar Julian.
Sementara itu, Direktur Iwan Kurniawan mengatakan penguatan manajemen risiko dan tata kelola perusahaan akan tetap menjadi prioritas agar pertumbuhan bisnis berjalan secara berkelanjutan.
“Kami berkomitmen menjalankan bisnis secara prudent melalui penguatan manajemen risiko, budaya kepatuhan, transparansi, serta pengendalian internal. Langkah ini penting untuk menjaga kepercayaan pemegang saham, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan,” tutur Iwan.
Dalam paparan publik tersebut, manajemen juga menyampaikan lima strategi utama perseroan pada 2026, yaitu meningkatkan efisiensi perusahaan, memperkuat permodalan, meningkatkan profitabilitas, memperkuat manajemen risiko, serta menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
Dengan strategi tersebut, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk optimistis mampu mempertahankan pertumbuhan usaha secara berkelanjutan sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham, pelanggan, mitra usaha, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan.




























