Perjuangan Vani Putri Ardiansyah, Balita Pengidap Jantung Bawaan VSD Menanti Operasi di RS Jantung Harapan Kita

Didiagnosis terlambat setelah bertahun-tahun sakit, Vani Putri Ardiansyah kini menunggu rujukan operasi dari RSUD Matraman ke RS Jantung Harapan Kita.

Admin Detik Berita

- Penulis

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maisya Rani dan Vani Putri Ardiansyah

i

Maisya Rani dan Vani Putri Ardiansyah

JAKARTA | DETIKBERITA.CO.ID

Perjuangan seorang ibu demi kesembuhan buah hatinya menjadi kisah yang menyentuh hati. Saat ditemui di Kelurahan Cipinang Jaya, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pasangan Sheva Ardiansyah dan Maisya Rani menceritakan perjuangan mereka mendampingi putri tercinta, Vani Putri Ardiansyah, yang berusia 3 tahun 8 bulan, setelah didiagnosis mengidap penyakit jantung bawaan jenis Ventricular Septal Defect (VSD). ( 16 Juli 2026 ).

Maisya Rani mengaku sangat terpukul ketika mengetahui putrinya mengalami kelainan jantung yang seharusnya dapat terdeteksi sejak lahir. Menurutnya, selama proses persalinan hingga bertahun-tahun setelahnya, tidak pernah ada penjelasan dari tenaga medis mengenai adanya gangguan pada jantung Vani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rasanya sangat sakit. Seandainya kondisi ini diketahui sejak lahir, mungkin penanganannya bisa lebih cepat,” ungkap Maisya.

Selama hampir empat tahun terakhir, Vani diketahui sering mengalami sakit berulang. Namun, setiap kali menjalani pemeriksaan, tidak ada satu pun dokter yang menyatakan bahwa penyebabnya berasal dari kelainan jantung.

Harapan akhirnya muncul ketika Vani kembali jatuh sakit dan diperiksa oleh seorang dokter senior. Dokter tersebut menyarankan agar Vani segera dirujuk ke dokter spesialis jantung untuk pemeriksaan lebih mendalam.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Vani mengidap Ventricular Septal Defect (VSD), yaitu kelainan berupa lubang pada sekat jantung yang menyebabkan darah bersih bercampur dengan darah kotor. Kondisi tersebut membuat paru-paru bekerja lebih keras karena aliran darah yang berlebihan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ukuran lubang pada jantung Vani telah mencapai sekitar 12 milimeter, sehingga memerlukan penanganan medis lebih lanjut.

Baca Juga:  Sidang Praperadilan H.M. Zubairi Hadirkan Dua Saksi, Termohon Siap Ajukan Bukti Besok

Saat ini, Vani masih menjalani proses penanganan dan menunggu rujukan dari RSUD Matraman ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita untuk menjalani tindakan operasi sesuai rekomendasi tim medis.

Meski dihadapkan pada ujian yang berat, Maisya Rani dan sang suami, Sheva Ardiansyah, terus berusaha tegar demi kesembuhan putri mereka. Keduanya berharap proses rujukan dapat segera selesai sehingga Vani memperoleh penanganan terbaik.

Kisah perjuangan keluarga kecil ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk tidak mengabaikan keluhan kesehatan yang berulang pada anak. Pemeriksaan lanjutan kepada dokter spesialis dapat menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi kesehatan secara menyeluruh.

Keluarga juga memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar proses rujukan dan operasi Vani berjalan lancar, sehingga ia dapat segera pulih dan tumbuh sehat seperti anak-anak seusianya.

Reporter : Dian Pratiwi

3 tanggapan untuk “Perjuangan Vani Putri Ardiansyah, Balita Pengidap Jantung Bawaan VSD Menanti Operasi di RS Jantung Harapan Kita”

  1. Suami nya temen saya kerja ini. Tadi cerita pas pulang kerja. Sedih denger nya anak sekecil ini ngelawan penyakit begini. Semoga cepet sembuh buat anak nya sheva

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trend Hotspot Turun, Menhut Raja Antoni : Ketegasan Presiden Prabowo Dorong Penanganan Karhutla
Garmin x PBESI Hadirkan “Real-Life Buff” untuk Tingkatkan Kesiapan Timnas Esports Menuju Asian Games 2026
Kemacetan di Sisi Tol Kembang Kerep Dikeluhkan Pengguna Jalan Wali Kota Jakbar Diminta Turun Tangan
Cafe Andrews Party Bantah Sediakan Sajam, Penyerangan Dua Security Dilaporkan ke Polisi
Menhut Raja Antoni: Penegakan Hukum Karhutla Tak Pandang Bulu, 6 Perusahaan Kalimantan Disanksi
Menhut Raja Antoni September Puncak Karhutla, Sebulan Ini Battleground Kita
Hotspot Karhutla Menurun, Menhut Raja Antoni Wanti-wanti Fire Spot Bisa Kembali
Sambangi ABK di Pelabuhan Muara Angke,Unit Binmas Polsek Kawasan Sunda Kelapa Sampaikan Pesan Kamtibmas

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:56 WIB

Trend Hotspot Turun, Menhut Raja Antoni : Ketegasan Presiden Prabowo Dorong Penanganan Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 12:44 WIB

Garmin x PBESI Hadirkan “Real-Life Buff” untuk Tingkatkan Kesiapan Timnas Esports Menuju Asian Games 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:41 WIB

Cafe Andrews Party Bantah Sediakan Sajam, Penyerangan Dua Security Dilaporkan ke Polisi

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:13 WIB

Menhut Raja Antoni: Penegakan Hukum Karhutla Tak Pandang Bulu, 6 Perusahaan Kalimantan Disanksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:11 WIB

Menhut Raja Antoni September Puncak Karhutla, Sebulan Ini Battleground Kita

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Dugaan Korupsi Pajak PT Adaro, FORMASI Desak KPK Segera Periksa Boy Thohir

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:03 WIB