Bang Japar Kalideres Gelar Festival Budaya Betawi dan Lebaran Anak Yatim, Fahira Idris: Jakarta Kota Global, Berbudaya dan Peduli

S. Erfan Nurali

- Penulis

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 5 Juli 2026 — Ketua Umum Bang Japar yang juga Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris menegaskan bahwa kemajuan Jakarta menuju kota global harus tetap berjalan beriringan dengan pelestarian budaya, penguatan gotong royong, dan kepedulian sosial. Menurutnya, kota yang maju tidak hanya dibangun dengan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga dengan identitas budaya yang kuat serta solidaritas antarwarganya.

Hal tersebut disampaikan Fahira Idris pada penyelenggaraan Festival Budaya dan Seni Betawi dalam rangka memperingati HUT ke-499 Jakarta dan Lebaran Anak Yatim yang digelar Bang Japar Komando Kecamatan Kalideres pada Sabtu-Minggu, 4–5 Juli 2026, di Tembok Bolong, Kelurahan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat.

“Jakarta sedang melangkah menuju usia lima abad dan terus bergerak menjadi kota global. Namun, kemajuan itu harus tetap berjalan bersama kekuatan budaya, semangat gotong royong, dan kepedulian sosial. Jakarta boleh terus berkembang, tetapi akar budaya dan rasa kemanusiaannya harus tetap kuat,” ujar Fahira Idris di Jakarta, Ahad (5/7).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Senator Jakarta ini menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Bang Japar Komando Kecamatan Kalideres yang menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, festival ini berhasil mempertemukan beberapa semangat kebaikan sekaligus, yaitu pelestarian budaya Betawi, penguatan silaturahmi warga, pemberdayaan UMKM dan kuliner lokal, serta berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim.

“Budaya dirawat, silaturahmi diperkuat, ekonomi warga digerakkan, dan kebahagiaan dibagikan. Inilah bentuk kegiatan masyarakat yang menurut saya sangat bermakna karena manfaatnya dirasakan dari banyak sisi,” kata Fahira Idris.

Festival tersebut menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari lomba mewarnai untuk anak-anak, pentas seni dan budaya Betawi, penampilan Sueb The Reborn, pertunjukan lenong, kuliner dan jajanan khas Betawi, hingga rangkaian kegiatan Lebaran Anak Yatim.

Menurut Fahira Idris, panggung-panggung budaya seperti ini perlu terus diperbanyak di berbagai wilayah Jakarta. Pelestarian budaya Betawi tidak cukup hanya dilakukan melalui seremoni, tetapi harus dihadirkan sebagai pengalaman hidup yang dekat dengan masyarakat dan menarik bagi generasi muda.

“Budaya Betawi bukan sekadar warisan masa lalu. Budaya Betawi adalah identitas, kebanggaan, dan kekuatan Jakarta. Karena itu, seni, musik, lenong, kuliner, bahasa, dan berbagai ekspresi budaya Betawi harus terus diberikan ruang agar hidup dari generasi ke generasi,” ujarnya.

Fahira Idris juga menilai festival budaya di tingkat kampung dan kecamatan memiliki nilai strategis karena mampu menjadi ruang perjumpaan antarwarga. Di tengah perkembangan kota yang semakin cepat dan kehidupan masyarakat yang semakin individual, ruang kebersamaan menjadi semakin penting.

Menurutnya, menjaga budaya juga berarti menjaga kohesi sosial. Festival yang mempertemukan anak-anak, keluarga, pelaku seni, tokoh masyarakat, UMKM, organisasi masyarakat, dan warga dalam satu ruang dapat memperkuat ikatan sosial sekaligus rasa memiliki terhadap Jakarta.

“Jakarta membutuhkan semakin banyak ruang tempat warga bisa bertemu, saling mengenal, menikmati budaya, dan bergotong royong. Kota global tetap membutuhkan kampung yang guyub dan warga yang peduli satu sama lain,” ungkapnya.

Baca Juga:  RAMPAS SETIA 08 BERDAULAT Kritik Pernyataan Amien Rais soal Seskab Teddy dan Presiden Prabowo

Selain pelestarian budaya, Fahira Idris menilai kehadiran UMKM dan kuliner lokal dalam festival juga harus terus diperkuat. Menurutnya, kegiatan budaya akan semakin memberi manfaat apabila juga menjadi ruang promosi dan perputaran ekonomi bagi pelaku usaha kecil di lingkungan sekitar.

“Ketika sebuah festival memberi panggung kepada seniman lokal sekaligus membuka ruang bagi UMKM, maka budaya dan ekonomi warga tumbuh bersama. Ini yang harus terus kita dorong,” ujarnya lagi.

Fahira Idris mengungkapkan, bagian yang paling menyentuh dalam kegiatan tersebut adalah Lebaran Anak Yatim. Menurutnya, momentum ini mengingatkan semua pihak bahwa pembangunan sebuah kota tidak hanya berbicara tentang jalan, gedung, transportasi, dan ekonomi, tetapi juga tentang kasih sayang, kepedulian, serta keberpihakan kepada mereka yang membutuhkan perhatian.

“Anak-anak yatim adalah anak-anak kita bersama. Membahagiakan mereka, menjaga masa depannya, dan memastikan mereka merasakan kasih sayang adalah tanggung jawab bersama. Sebuah kota akan semakin kuat ketika warganya memiliki kepedulian kepada sesama,” kata Fahira Idris.

Menurut Fahira Idris, semangat tersebut sejalan dengan nilai perjuangan Bang Japar, yaitu hadir di tengah masyarakat, melakukan kerja nyata, dan memberikan manfaat kepada sesama.

Ia mengajak seluruh jajaran Bang Japar di berbagai wilayah untuk terus menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari kegiatan sosial, kemanusiaan, kebudayaan, pemberdayaan ekonomi, hingga menjaga keamanan dan kebersamaan lingkungan.

“Bang Japar harus terus hadir di tengah masyarakat. Teruslah bergerak, menjaga budaya, membantu warga, merawat persaudaraan, dan menebarkan manfaat. Semangat kita tetap sama: Berbuat dan Bermanfaat untuk Sesama,” tegas Fahira Idris.

Fahira Idris menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus Bang Japar, tokoh masyarakat, seniman dan budayawan Betawi, pelaku UMKM, relawan, serta warga yang bergotong royong menyukseskan Festival Budaya dan Seni Betawi serta Lebaran Anak Yatim tersebut.

“Saya berharap dari kampung-kampung di Jakarta akan terus lahir ruang kebersamaan seperti ini. Semoga budaya Betawi semakin dicintai generasi muda, UMKM lokal semakin tumbuh, silaturahmi warga semakin kuat, dan semakin banyak anak-anak yatim yang merasakan kebahagiaan serta kasih sayang kita bersama,” pungkas Fahira Idris. #

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hashim Sebut Penguatan Polhut Tarik Perhatian Prince William
Utusan Khusus Presiden Hasim: Perdagangan Karbon Kehutanan Program Pemerintah Paling Cepat Direalisasikan
Kado Untuk Ibu, Drama Keluarga Penuh Air Mata
Menhut: Kepemimpinan Presiden Prabowo Wujudkan Perdagangan Karbon Kehutanan
Jelang Hari Koperasi Nasional 2026, Kelompok Aktivitas Ajak Masyarakat Waspadai Potensi Provokasi
Operasi Berantas Jaya 2026, Polda Metro Jaya Kembalikan Motor Korban Curanmor yang Nyaris Dikirim ke Jambi
Tiga Personel Polri Gugur Saat Bertugas Ungkap Kasus Narkoba di Katingan, Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta*
Indonesia Girl 2026 Umumkan Para Juara,Derry Dahlan:Siap Lahirkan Model Muda Berprestasi

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:31 WIB

Hashim Sebut Penguatan Polhut Tarik Perhatian Prince William

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:35 WIB

Utusan Khusus Presiden Hasim: Perdagangan Karbon Kehutanan Program Pemerintah Paling Cepat Direalisasikan

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:29 WIB

Menhut: Kepemimpinan Presiden Prabowo Wujudkan Perdagangan Karbon Kehutanan

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:57 WIB

Jelang Hari Koperasi Nasional 2026, Kelompok Aktivitas Ajak Masyarakat Waspadai Potensi Provokasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:33 WIB

Operasi Berantas Jaya 2026, Polda Metro Jaya Kembalikan Motor Korban Curanmor yang Nyaris Dikirim ke Jambi

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Selasa, 7 Jul 2026 - 17:31 WIB