“Organisasi yang kuat tidak hanya ditopang oleh semangat kebersamaan, tetapi juga oleh sistem yang tertata, jejaring yang luas, serta kemandirian dalam pengelolaan program,” ujarnya.
Peluang Ekonomi Kreatif bagi Wartawan
Dalam kesempatan yang sama, Anto Suroto, SE, MSc, MM, yang dikenal sebagai pakar ekonomi kreatif, menyoroti peluang ekonomi bagi para wartawan di era digital.
Menurutnya, jurnalis perlu memiliki kemampuan untuk membangun kemitraan yang sehat dengan berbagai pihak tanpa meninggalkan prinsip profesionalisme pers.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Wartawan harus mampu melihat peluang kemitraan yang positif. Melalui jejaring dan kolaborasi yang tepat, media tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga dapat mengembangkan potensi ekonomi secara kreatif dan berkelanjutan,” jelasnya.
A Bahrul BD Usulkan Trust Fund dan Media Comment Centre
Dalam forum tersebut, A Bahrul BD atau yang akrab disapa Rully juga didaulat oleh Ketua Umum MIO Indonesia untuk memberikan pandangan strategis bagi penguatan organisasi.
Rully menyoroti pentingnya membangun sistem pendanaan organisasi yang berkelanjutan melalui skema trust fund.
Menurutnya, trust fund dapat menjadi solusi untuk memastikan keberlangsungan program organisasi tanpa bergantung pada sumber pendanaan insidental.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengembangan kapasitas wartawan melalui pelatihan berkelanjutan dan kerja sama dengan perguruan tinggi yang memiliki program studi jurnalistik.
“Pengembangan kapasitas wartawan harus menjadi agenda penting organisasi. Kolaborasi dengan perguruan tinggi di bidang jurnalistik dapat membuka ruang peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan media anggota MIO,” ujarnya.
Rully juga mengusulkan pembentukan Media Comment Centre, yakni pusat analisis media yang dapat memberikan perspektif terhadap isu-isu strategis di ruang publik.
Agung Karang: Rapat Pengurus Rutin Penting untuk Melahirkan Ide Program
Acara sambutan kemudian ditutup oleh Ketua Umum DPP GPIB, Ir Agung Karang, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PP MIO Indonesia.
Dalam sambutannya, Agung Karang menekankan pentingnya rapat pengurus secara rutin sebagai sarana konsolidasi organisasi.
Menurutnya, rapat pengurus yang dilakukan minimal satu bulan sekali dapat menjadi ruang diskusi yang melahirkan berbagai gagasan strategis.
“Rapat pengurus yang rutin sangat penting dilakukan, minimal satu bulan sekali. Biasanya dari forum-forum seperti itu akan muncul ide-ide brilian yang nantinya bisa kita rumuskan menjadi agenda program kerja organisasi,” ujarnya.
Halaman : 1 2





















