Center for Latin America Universitas Moestopo Gelar FGD Soroti Krisis Kedaulatan Venezuela

Abdul Hapid

- Penulis

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DetikBerita. Co. Id || Jakarta – Center for Latin America (CeLA) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Indonesia dan Solidaritas Global South Menyikapi Situasi Venezuela pada Kamis lalu di Jakarta.

Diskusi ini menghadirkan Duta Besar Republik Bolivar Venezuela untuk Indonesia, H.E. Enrique Antonio Acuna Mendoza, guna membahas eskalasi politik pasca-penangkapan Presiden Nicolás Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores pada awal Januari 2026.

Dalam paparannya, Dubes Mendoza menegaskan bahwa penangkapan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap kedaulatan negara dan hukum internasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, kepemimpinan Venezuela dijalankan oleh Wakil Presiden Delcy Rodríguez sebagai Presiden sementara.

Pemerintah Venezuela kini fokus pada upaya pemulihan stabilitas nasional melalui pembentukan komisi evaluasi serta membuka ruang dialog multilateral, termasuk dengan kalangan akademisi di Indonesia.

Diskusi yang diikuti oleh berbagai perwakilan universitas ternama dan Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia (AIHII) ini juga menyoroti strategi diplomasi publik.

Ibu Kesi Yovana dalam sesi diskusi menekankan pentingnya memengaruhi opini publik domestik di Amerika Serikat sebagai instrumen penekan kebijakan luar negeri.

Menurutnya, kesadaran masyarakat sipil global dan jejaring akademik memiliki potensi signifikan untuk mendorong resolusi konflik yang lebih adil dan etis.

Baca Juga:  Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan

FGD ini menghasilkan enam poin rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan kepada Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dalam bentuk policy brief.

Rekomendasi tersebut mencakup kecaman terhadap tindakan sewenang-wenang terhadap kepala negara berdaulat, seruan pembebasan Presiden Maduro, hingga dorongan agar isu ini segera masuk dalam agenda pembahasan Dewan Keamanan PBB.

Para peserta sepakat bahwa prinsip non-intervensi dan imunitas kepala negara harus ditegakkan demi mencegah preseden serupa di masa depan.

Pihak AIHII menyambut positif inisiatif akademik ini dan mendorong adanya dialog lanjutan dengan Kemlu RI.

Sinergi antara pemikiran akademis dan praktisi kebijakan luar negeri diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia yang bebas aktif dalam merespons krisis kemanusiaan dan pelanggaran hukum internasional di panggung global.

Abdul Hapid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Bali Gelar Laporan Kesatuan dan Penandatanganan Memori Sertijab Kapolda Bali
Polda Bali Gelar Upacara Penyerahan Pataka “Sura Dwipa Sarva Bavena” Kepada Kapolda Baru
Tradisi Penyambutan Kapolda Bali Baru di Mako Polda Bali Berlangsung Khidmat
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi dan Strong point Apresiasi Ganguan Kamtibmas Pada Dini Hari
Polri Mutasi 12 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan di Bareskrim hingga Kewilayahan Bergeser
Kapolri Silaturahmi dengan Pimpinan MUI,Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Kerukunan
Atas Nama Kemanusiaan,Tak Ada Ruang Untuk Sikap Abu-Abu Heri Kustanto Tolak Konser Andrea Bocelli
HIPPMAKEL SOROT DLH KONAWE UTARA TERKAIT DUGAAN PENCEMARAN LAUT DI PERAIRAN LEMBO

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Polda Bali Gelar Laporan Kesatuan dan Penandatanganan Memori Sertijab Kapolda Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Polda Bali Gelar Upacara Penyerahan Pataka “Sura Dwipa Sarva Bavena” Kepada Kapolda Baru

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Tradisi Penyambutan Kapolda Bali Baru di Mako Polda Bali Berlangsung Khidmat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Patroli Cipta Kondisi dan Strong point Apresiasi Ganguan Kamtibmas Pada Dini Hari

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Polri Mutasi 12 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan di Bareskrim hingga Kewilayahan Bergeser

Berita Terbaru