Demi Hukum dan Rakyat, Pemerintah Diminta Tak Ragu Cabut Perizinan PT. WIN di Konsel

Apandi Tondowatu

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desakan pencabutan perizinan PT. Wijaya Inti Nusantara (WIN) kembali digaungkan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo mengatakan, eksistensi PT. WIN di Bumi Anoa, Sulawesi Tenggara sudah harus dihapuskan demi keselamatan rakyat dan penegakan supremasi hukum.

“Demi rakyat dan demi hukum, kami minta pemerintah tidak ragu untuk mencabut seluruh perizinan PT. WIN”. Ucap Hendro kepada media ini, Kamis, (4/6/26).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengungkapkan, sejak hadirnya PT. WIN sudah begitu banyak dugaan pelanggaran yang dilakukan. Mulai dari dugaan komersialisasi jetty secara ilegal, pengrusakan mangrove, pencemaran lingkungan dan lain sebagainya menandakan bahwa perusahaan milik Frans Kalalo itu tidak bisa lagi diberikan toleransi.

“Dari tahun 2017 PT. WIN sudah kerap menuai sorotan, bahkab sampai sekarang. Artinya perusahaan tersebut memang bermasalah menurut kami. Sehingga pemerintah sudah sewajibnya mencabut semua perizinannya”. Pintanya

Puncaknya pelanggaran PT. WIN, lanjut Hendro, adalah dengan melakukan kegiatan pertambangan tepat di samping Sekolah Dasar (SD) dan pemukiman warga. Hal tersebut seakan mempertegas bahwa kehadiran PT. WIN, hanya ingin menguras habis seluruh Sumber Daya Alam di Desa Torobulu, Kec. Laeya, Kab. Konawe Selatan tanpa memikirkan potensi keselamatan rakyat.

“Perlu dipahami bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, namun bagi PT. WIN asas ini tidak berlaku hanya karena mengejar kandungan mineral yang terdapat di dekat fasilitas Sekolah Dasar dan pemukiman warga Torobulu”. Ujar pria yang akrab disapa Egis itu dengan nada geram.

Baca Juga:  Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personil,Kapolda Ingatkan Aksi Mahasiswa Dilayani Humanis

Oleh sebab itu, pihaknya mengingatkan, agar instansi terkait seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian ESDM RI untuk segera mengambil keputusan tegas dengan mencabut seluruh perizinan PT. WIN.

“Kami tekankan sekali lagi agar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian ESDM RI tidak ragu untuk segera mencabut Izin Lingkungan dan IUP PT. WIN”. Tegasnya

Pihaknya juga menyatakan sikap akan bertandang di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian ESDM RI guna menyampaikan aspirasi terkait pencabutan perizinan PT. Wijaya Inti Nusantara (WIN) di Konawe Selatan.

“Dalam waktu dekat kami akan bertandang secara langsung di Kementerian terkait dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian ESDM RI di Jakarta”. Tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanah Melayu Terancam: Suherman Diduga Manfaatkan Jabatan Demi Aksi Penindasan dan Perampasan Hak Warga
Heri Kustanto Kecam Keras Dugaan Penistaan Agama di Ancol: Polisi Diminta Segera Tindak Pelaku
Mahasiswa-Aktivis Desak Kejati Sultra Usut Dugaan Galian Batu untuk Pembangunan Jetty PT IPIP
Hampir Sebulan Pascapenggeledahan, Wakil Bupati Kolaka Muncul Dilantik sebagai Ketua KONI, GARPEM Pertanyakan Perkembangan Penyidikan Kejati Sultra
Garda Bintang Timur Dorong Kemandirian Ekonomi,Daenk Jamal:Daerah Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional
Penyedia Jasa Atensi Video Viral Terkait Stadion Kanjuruhan
Trio Duit Liris Lagu Ciptaan Joe Thunder Dengan Judul “Duit”
Aliansi Jaringan Anti Korupsi Nusantara (JANGKAR NUSANTARA) Kembali Menggelar Aksi Jilid II Untuk Mengawal Penanganan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Kabupaten Kolaka.

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:21 WIB

Tanah Melayu Terancam: Suherman Diduga Manfaatkan Jabatan Demi Aksi Penindasan dan Perampasan Hak Warga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:39 WIB

Heri Kustanto Kecam Keras Dugaan Penistaan Agama di Ancol: Polisi Diminta Segera Tindak Pelaku

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:37 WIB

Mahasiswa-Aktivis Desak Kejati Sultra Usut Dugaan Galian Batu untuk Pembangunan Jetty PT IPIP

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:31 WIB

Hampir Sebulan Pascapenggeledahan, Wakil Bupati Kolaka Muncul Dilantik sebagai Ketua KONI, GARPEM Pertanyakan Perkembangan Penyidikan Kejati Sultra

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:52 WIB

Garda Bintang Timur Dorong Kemandirian Ekonomi,Daenk Jamal:Daerah Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional

Berita Terbaru