Dugaan Kongkalikong Mencuat, Massa Kembali Gelar Aksi di Kejati Sultra Terkait Pemeriksaan Kades Aopa, Desak Evaluasi Kinerja Kajari Konsel

Apandi Tondowatu

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Kongkalikong Mencuat, Massa Kembali Gelar Aksi di Kejati Sultra Terkait Pemeriksaan Kades Aopa, Desak Evaluasi Kinerja Kajari Konsel

KENDARI — Puluhan mahasiswa dan masyarakat Desa Aopa yang tergabung dalam Konsorsium Pemuda dan Masyarakat Anti Korupsi Desa Aopa kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra), Selasa,02 Juni 2026.

Dalam aksi tersebut, massa mendesak Kejati Sultra untuk segera menindaklanjuti laporan dugaan korupsi terkait ketidaksesuaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan anggaran Desa Aopa sejak tahun 2019 hingga 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator aksi, Muh. Reyhan, mengatakan laporan dugaan korupsi tersebut telah disampaikan sejak beberapa bulan lalu ke sejumlah instansi berwenang. Namun hingga saat ini, menurutnya, belum ada kejelasan terkait tindak lanjut laporan tersebut.

“Laporan ini sudah kami masukkan ke beberapa instansi, di antaranya Polda Sultra, Inspektorat Konawe Selatan, Kejari Konsel, hingga Kejati Sultra. Tetapi sampai hari ini belum ada kejelasan penanganannya,” ujar Reyhan.

Ia menegaskan, kehadiran massa di Kejati Sultra merupakan bentuk desakan sekaligus upaya mempertanyakan perkembangan laporan yang telah mereka ajukan.

“Hari ini kami kembali datang ke Kejati Sultra untuk mempertanyakan sejauh mana tindak lanjut laporan yang kami masukkan beberapa bulan lalu,” tambahnya.

Sementara itu, mahasiswa Desa Aopa lainnya, Ismail, menyoroti pemeriksaan yang beberapa hari lalu dilakukan oleh tim Kejaksaan Negeri Konawe Selatan terhadap Kepala Desa Aopa.

Menurut Ismail, pemeriksaan tersebut dilakukan secara mendadak tanpa adanya pemberitahuan kepada pihak pelapor. Ia juga menilai informasi yang beredar di tengah masyarakat mengenai hasil pemeriksaan menimbulkan tanda tanya besar.

Baca Juga:  Dana Rp 500 Juta per Dapur per Hari, BGN Klaim Program MBG Bakal Gerakkan Ekonomi Daerah

“Informasi yang beredar menyebutkan tidak ditemukan adanya korupsi dalam pemeriksaan tersebut. Padahal sebelumnya, berdasarkan informasi dari Inspektorat Konsel, mereka telah melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan Dana Desa Aopa sejak 2018 hingga 2023 dan menemukan adanya kerugian negara,” kata Ismail.

Ia menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, kerugian negara tersebut bahkan telah dikembalikan oleh Kepala Desa Aopa dan uangnya dititipkan di Kejari Konawe Selatan.

“Hasil pemeriksaan Kejari Konsel ini dinilai bertolak belakang dengan keterangan Inspektorat Konsel. Sebelumnya Inspektorat menyampaikan ada kerugian negara, namun setelah tim Kejari turun justru beredar informasi tidak ada temuan. Kondisi ini menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat terkait dugaan adanya kongkalikong antara pihak Kejari dan Kepala Desa Aopa,” tegasnya.

Melalui aksi tersebut, massa meminta Kejati Sultra untuk serius menangani dugaan kasus tersebut dengan segera memanggil dan memeriksa Kepala Desa Aopa. Selain itu, mereka juga mendesak Kejati Sultra untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala Kejaksaan Negeri Konawe Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanah Melayu Terancam: Suherman Diduga Manfaatkan Jabatan Demi Aksi Penindasan dan Perampasan Hak Warga
Heri Kustanto Kecam Keras Dugaan Penistaan Agama di Ancol: Polisi Diminta Segera Tindak Pelaku
Mahasiswa-Aktivis Desak Kejati Sultra Usut Dugaan Galian Batu untuk Pembangunan Jetty PT IPIP
Hampir Sebulan Pascapenggeledahan, Wakil Bupati Kolaka Muncul Dilantik sebagai Ketua KONI, GARPEM Pertanyakan Perkembangan Penyidikan Kejati Sultra
Garda Bintang Timur Dorong Kemandirian Ekonomi,Daenk Jamal:Daerah Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional
Penyedia Jasa Atensi Video Viral Terkait Stadion Kanjuruhan
Trio Duit Liris Lagu Ciptaan Joe Thunder Dengan Judul “Duit”
Aliansi Jaringan Anti Korupsi Nusantara (JANGKAR NUSANTARA) Kembali Menggelar Aksi Jilid II Untuk Mengawal Penanganan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Kabupaten Kolaka.

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:21 WIB

Tanah Melayu Terancam: Suherman Diduga Manfaatkan Jabatan Demi Aksi Penindasan dan Perampasan Hak Warga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:39 WIB

Heri Kustanto Kecam Keras Dugaan Penistaan Agama di Ancol: Polisi Diminta Segera Tindak Pelaku

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:37 WIB

Mahasiswa-Aktivis Desak Kejati Sultra Usut Dugaan Galian Batu untuk Pembangunan Jetty PT IPIP

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:31 WIB

Hampir Sebulan Pascapenggeledahan, Wakil Bupati Kolaka Muncul Dilantik sebagai Ketua KONI, GARPEM Pertanyakan Perkembangan Penyidikan Kejati Sultra

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:52 WIB

Garda Bintang Timur Dorong Kemandirian Ekonomi,Daenk Jamal:Daerah Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional

Berita Terbaru