Gelar LDK Angkatan Ke-2, Fahira Idris: Bang Japar Harus Besar dalam Manfaat

S. Erfan Nurali

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 17 Mei 2026 — Ketua Umum Bang Japar yang juga Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris membuka Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Angkatan ke-2 Bang Japar di Graha Wisata TMII, Jakarta, Sabtu (16/5). Mengusung tema “Berbuat dan Bermanfaat”, Fahira Idris menegaskan bahwa Bang Japar harus terus tumbuh menjadi organisasi yang besar dalam kebermanfaatan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Bang Japar harus lebih besar dalam manfaat. Masyarakat harus merasakan kehadiran Bang Japar sebagai organisasi yang membantu, menenangkan, dan menjadi solusi di tengah berbagai persoalan warga,” ujar Fahira Idris di sela-sela Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Angkatan ke-2 Bang Japar yang berlangsung selama dua hari di Jakarta (16-17 Mei 2026). Hadir juga saat pembukaan LDK ini Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin.

Menurut Fahira Idris, LDK bukan sekadar agenda pelatihan organisasi, tetapi menjadi ruang untuk membentuk mental kepemimpinan kader Bang Japar agar memiliki disiplin, loyalitas, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Leadership itu bukan soal jabatan, tetapi soal tanggung jawab. Pemimpin sejati hadir saat masyarakat membutuhkan, siap bekerja, siap dikritik, dan tidak lari dari tanggung jawab,” katanya.

Fahira mengungkapkan, Bang Japar lahir pada 25 Februari 2017 dari semangat kepedulian terhadap masyarakat dan keinginan menjaga kondusivitas Jakarta. Dalam perjalanannya, Bang Japar kemudian berkembang menjadi organisasi sosial kemasyarakatan yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, advokasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Selama hampir sembilan tahun perjalanan organisasi, Bang Japar terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program seperti bantuan hukum gratis, advokasi kesehatan dan pendidikan, ambulans gratis, bakti sosial dan donor darah, pemberdayaan UMKM, bantuan kemanusiaan, menjaga kekondisifan wilayah bersama kepolisian/TNI, pengembangan seni budaya, hingga pengawalan kegiatan keagamaan dan ulama.

Fahira Idris menegaskan, organisasi kemasyarakatan harus diukur dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat, bukan sekadar atribut, jumlah anggota, atau besarnya nama organisasi. Karena itu, ia meminta seluruh kader Bang Japar menjadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai orientasi utama perjuangan organisasi.

“Jangan hanya bangga memakai atribut organisasi. Jadilah kader yang dirindukan kehadirannya oleh masyarakat. Bang Japar membutuhkan kader yang siap bekerja dan melayani, bukan hanya ingin dikenal,” tegas Senator asal Jakarta ini.

Baca Juga:  Gerak Cepat Atasi Banjir, Ketua GARPEM Sultra Apresiasi Kepemimpinan Wali Kota Kendari

Dalam paparannya di hadapan peserta LDK, Fahira juga membagikan pengalaman membangun Bang Japar yang menurutnya tidak lahir dari kemudahan. Ia mengaku sempat diragukan banyak pihak karena membangun organisasi berbasis kerelawanan dinilai tidak mudah bertahan. Namun menurutnya, Bang Japar mampu tumbuh karena digerakkan oleh orang-orang yang bekerja dengan hati dan memiliki semangat pengabdian.

“Dulu banyak yang meragukan Bang Japar bisa bertahan karena dibangun atas dasar kerelawanan. Tetapi hari ini Bang Japar membuktikan bahwa organisasi yang dibangun dengan empati, kepedulian, dan pengabdian justru bisa tumbuh kuat karena diisi orang-orang yang mau melayani masyarakat,” ungkap Fahira Idris.

Fahira Idris juga mengingatkan para peserta bahwa semakin besar organisasi, maka tantangan yang dihadapi juga semakin besar. Karena itu, kader Bang Japar harus memiliki mental yang kuat dan mampu menjaga marwah organisasi.

“Kalau ingin menjadi pemimpin, jangan mudah menyerah, jangan mudah pecah, dan jangan mudah baper. Semakin besar organisasi, semakin besar pula ujian yang datang,” pungkas Fahira Idris.

Gelaran LDK Bang Japar Angkatan Ke-2 ini digelar hingga 17 Mei 2026 dengan menghadirkan berbagai pembicara mulai dari , Peneliti Senior BRIN Siti Zuhro, Ketua Sub Kelompok Keormasan, Badan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta Mohamad Jajuli, Perwakilan Polda Metro Jaya, Perwakilan Pangdam Jaya, Analis Kebijakan Ahli Madya Pada Tim Kerja Pemberdayaan dan Kemitraan Ormas Abdul Gafur, Anggota DPRD DKI Jakarta Ali Lubis, Adv. Aziz Fauzi dan Hamry Gusman Zakaria.#

S. Erfan Nurali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SINERGITAS ALIANSI JURNALIS BERSATU DAN 4 WILAYAH SALUR KAN HEWAN KURBAN
Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah
SMAN 1 Garut Siap Jadi Pelopor “Sekolah Maung” Jawa Barat, Perkuat Tradisi Prestasi Nasional
GMPD Jakarta Gelar Unras di Kantor PLN, Desak Pencopotan Dirut PLN Usai Blackout Sumatera
Pemkab Purworejo Disorot Soal Kasus Asusila Aparatur Desa
PT WIN Disorot, Kapolda dan Kejati Sultra Ditantang Bertindak
Gardu Pulih Korban Desak Penegakan Hukum Berkeadilan dalam Kasus Cantika
Garda Pemuda Sultra Desak Pencabutan Izin Tambang Galian C di Kawasan Wisata Pantai Kartika

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:56 WIB

SINERGITAS ALIANSI JURNALIS BERSATU DAN 4 WILAYAH SALUR KAN HEWAN KURBAN

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:01 WIB

SMAN 1 Garut Siap Jadi Pelopor “Sekolah Maung” Jawa Barat, Perkuat Tradisi Prestasi Nasional

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:34 WIB

GMPD Jakarta Gelar Unras di Kantor PLN, Desak Pencopotan Dirut PLN Usai Blackout Sumatera

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:15 WIB

Pemkab Purworejo Disorot Soal Kasus Asusila Aparatur Desa

Berita Terbaru

Berita

Pemkab Purworejo Disorot Soal Kasus Asusila Aparatur Desa

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:15 WIB