Gudang Beras “Siluman” di Batu Ampar Batam Disorot, Aparat dan Instansi Terkait Didesak Turun Tangan

ENardo

- Penulis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita.co.id ,BATAM — Keberadaan gudang beras misterius di kawasan Pergudangan C4, Batu Ampar, Kota Batam, memicu kecurigaan publik. Gudang yang dipadati tumpukan beras dalam skala besar tersebut beroperasi secara tertutup tanpa mencantumkan papan nama atau identitas perusahaan yang jelas.

 

Pantauan di lapangan memperlihatkan adanya aktivitas bongkar muat intensif serta lalu-lalang kendaraan berat dan kontainer keluar-masuk kawasan gudang. Kondisi ini memperkuat dugaan adanya praktik pergudangan terselubung yang mengabaikan transparansi hukum dan standar tata kelola distribusi pangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sebagai bahan pokok strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak, rantai pasok beras tidak boleh dibiarkan tanpa pengawasan. Di tengah gencar-gencarnya komitmen pemerintah pusat memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional, aktivitas distribusi di tingkat lokal wajib menjunjung tinggi keterbukaan informasi.

 

Ironisnya, hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola gudang memilih bungkam dan tidak memberikan keterangan resmi apa pun. Sikap tertutup ini semakin memperkuat spekulasi publik mengenai legalitas operasional, asal-usul pasokan beras, jumlah stok, hingga ke mana komoditas tersebut akan didistribusikan.

Baca Juga:  Torehkan Prestasi Nasional, Dua Personel Polres Barito Selatan Raih Penghargaan di Kompolnas Awards 2026

 

Situasi ini menuntut respons cepat dan tegas dari instansi terkait, termasuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan, kepolisian, serta aparat penegak hukum di Kota Batam. Pemerintah dan aparat didesak segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memeriksa legalitas perizinan, dokumen kepabeanan atau pengangkutan, serta memastikan tidak ada praktik penyimpanan ilegal yang merugikan masyarakat.(Lk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Pembacaan Dakwaan Don Ritto Digelar Tim PH Siapkan Eksepsi
“Gudang Siluman Tanpa Nama Terendus Jadi Sarang Jastip di Tembesi: Diangkut Truk, Diselundupkan Lewat Kapal Kayu Dapur 6”
Sengketa Tanah Bambu Apus, Pemuda Nusantara Berkeadilan Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang
Konser 30 Tahun UNGU Segera Digelar, Tiket Mayoritas Kategori Sudah Sold Out
GARPEM Sultra Desak Kejagung Evaluasi Kejati Sultra, Soroti Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Tambang Nikel Kolaka panas di awal tumpul di akhir
Brimob Malut Respons Cepet, Bersinergi Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Tewil
Menyoal MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran,Pengamat SDI Angkat Bicara
Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Ganguan Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Sidang Pembacaan Dakwaan Don Ritto Digelar Tim PH Siapkan Eksepsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:29 WIB

“Gudang Siluman Tanpa Nama Terendus Jadi Sarang Jastip di Tembesi: Diangkut Truk, Diselundupkan Lewat Kapal Kayu Dapur 6”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Sengketa Tanah Bambu Apus, Pemuda Nusantara Berkeadilan Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Konser 30 Tahun UNGU Segera Digelar, Tiket Mayoritas Kategori Sudah Sold Out

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:17 WIB

GARPEM Sultra Desak Kejagung Evaluasi Kejati Sultra, Soroti Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Tambang Nikel Kolaka panas di awal tumpul di akhir

Berita Terbaru