Jurnalis Diusir Saat Meliput Demo Karyawan DAMRI di Kantor Pusat Jakarta Timur

Jurnalis ASKARA Shendy Marwan diminta menghentikan pengambilan gambar saat meliput aksi demonstrasi karyawan DAMRI di Kantor Pusat Matraman Raya, Jakarta Timur.

Alam Massiri

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, DETIKBERITA.CO.ID –

Insiden pengusiran terhadap jurnalis terjadi saat aksi demonstrasi karyawan Perum DAMRI di Kantor Pusat DAMRI, Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin (9/3/2026).

Peristiwa tersebut dialami oleh jurnalis media online ASKARA, Shendy Marwan, yang sedang melakukan peliputan aksi unjuk rasa karyawan perusahaan transportasi milik negara itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Shendy menuturkan, saat tiba di lokasi ia melihat sebagian massa demonstrasi telah berada di area halaman kantor DAMRI. Sebagai bagian dari tugas jurnalistik, ia kemudian mengikuti perkembangan situasi dan melakukan dokumentasi.

“Saat melihat sebagian pendemo sudah berada di halaman kantor, saya mengikuti situasi tersebut untuk mendokumentasikan kegiatan aksi. Saya juga sudah memperkenalkan diri dengan menunjukkan ID card pers,” ujar Shendy.

Menurutnya, pada awal peliputan tidak ada keberatan dari pihak keamanan maupun internal perusahaan. Aktivitas pengambilan gambar berjalan normal karena ia telah berkomunikasi dengan petugas keamanan yang bertugas di lokasi.

Namun situasi berubah ketika seorang perempuan yang diduga bernama Indri, dari bagian umum DAMRI pusat, datang dan meminta agar kegiatan peliputan dihentikan.

Shendy mengatakan perempuan tersebut langsung meminta petugas keamanan untuk mengeluarkannya dari area kantor.

“Awalnya tidak ada larangan sama sekali. Tetapi setelah seorang perempuan yang diduga dari bagian umum muncul, ia melarang peliputan dan meminta satpam untuk meminta saya keluar. Bahkan sempat ada dorongan dari satpam,” jelasnya.

Aksi demonstrasi sendiri dilakukan oleh karyawan DAMRI sebagai bentuk protes terhadap manajemen perusahaan terkait sejumlah persoalan ketenagakerjaan yang dinilai belum mendapatkan penyelesaian.

Baca Juga:  Komnas Perempuan Apresiasi ISNU Dorong Gerakan Bersama Hentikan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Sekretaris DPP Serikat Karyawan DAMRI, Ernawati, mengatakan bahwa pihaknya telah berkali-kali menyampaikan aspirasi kepada manajemen melalui surat resmi. Namun hingga saat ini belum ada respons yang dianggap memadai.

“Kami sudah beberapa kali mengirimkan surat kepada manajemen, tetapi yang kami terima hanya janji. Kami berharap bisa bertemu langsung dengan direksi agar ada keputusan yang jelas,” katanya.

Sementara itu, koordinator aksi Yongki menyebut masih terdapat ratusan karyawan aktif yang belum menerima gaji. Selain itu, sekitar 400 karyawan purna bakti juga disebut belum menerima hak mereka secara penuh.

Ia menegaskan bahwa aksi protes akan terus dilakukan sampai hak-hak normatif para pekerja dipenuhi oleh pihak perusahaan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak direksi Perum DAMRI belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden pengusiran jurnalis ASKARA maupun tuntutan para karyawan yang melakukan aksi demonstrasi tersebut.

Alam Massiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara
RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat
Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan
Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban
SINERGITAS ALIANSI JURNALIS BERSATU DAN 4 WILAYAH SALUR KAN HEWAN KURBAN
Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah
SMAN 1 Garut Siap Jadi Pelopor “Sekolah Maung” Jawa Barat, Perkuat Tradisi Prestasi Nasional
GMPD Jakarta Gelar Unras di Kantor PLN, Desak Pencopotan Dirut PLN Usai Blackout Sumatera

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:49 WIB

Kodim 0502/JU Salurkan dan Potong Hewan Kurban untuk Warga Jakarta Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:19 WIB

RPA Indonesia Bersama Bulog Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:49 WIB

Mahasiswa Desa Aopa Soroti Pernyataan Kepala Desa Saat Idul Adha, Dinilai Bernada Intimidatif dan Berpotensi Memecah Kebersamaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:32 WIB

Remaja Masjid Attaawun Garut: Regenerasi Kepemimpinan Tumbuh dari Semangat Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup,Kasus TaniHub Disebut Risiko Bisnis Startup, Niko widjaja di Nilai Tidak Bersalah

Berita Terbaru