“Ketika seorang aktivis sedang menggunakan jalur konstitusional untuk menguji sebuah undang-undang, lalu justru mengalami kekerasan, maka ini menjadi alarm serius bagi demokrasi kita,” ujarnya.
PADI menilai aparat penegak hukum harus bekerja secara profesional dan transparan agar kasus ini tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Selain itu, perlindungan terhadap para pembela hak asasi manusia juga harus menjadi perhatian serius negara.
“Negara tidak boleh kalah oleh tindakan teror. Kepolisian harus memastikan kasus ini diungkap secara terang benderang,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa penyiraman air keras tersebut. Berbagai pihak berharap pengungkapan kasus ini dapat segera dilakukan demi menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum sekaligus memastikan ruang demokrasi tetap terlindungi.
Halaman : 1 2






















