Refleksi 99 Tahun PNI, PA GMNI Teguhkan Marhaenisme untuk Kedaulatan Rakyat

Dina Mariyana

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikberita, Jakarta – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jakarta Raya menggelar Simposium Nasional dan Orasi Kebangsaan dalam rangka memperingati 99 tahun Partai Nasional Indonesia (PNI) di Sekretariat DPP PA GMNI, Cikini Raya, Jakarta, Sabtu (25/7/2026).

 

Mengusung tema “Refleksi Historis dan Meneguhkan Marhaenisme untuk Kedaulatan Rakyat”, kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi terhadap perjalanan sejarah PNI sekaligus membahas relevansi pemikiran Bung Karno dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa, seperti ketimpangan ekonomi, persoalan pangan, globalisasi, dan tantangan kedaulatan nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua Umum DPP PA GMNI Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.H., dalam orasi kebangsaannya menegaskan bahwa Marhaenisme tidak boleh berhenti sebagai romantisme sejarah. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus diaktualisasikan melalui penguatan Pancasila, konstitusi, demokrasi, kemandirian ekonomi, serta perjuangan mewujudkan keadilan sosial.

 

“Perjuangan untuk mewujudkan keadilan sosial, kesejahteraan rakyat, dan demokrasi konstitusional bukan hanya cita-cita ideologis, tetapi juga amanat konstitusional yang wajib diwujudkan oleh bangsa Indonesia,” ujar Arief Hidayat.

 

Ia juga mengajak para alumni GMNI untuk terus menjadi kekuatan moral dan intelektual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurut Arief, sejarah harus menjadi sumber inspirasi untuk membangun Indonesia yang lebih berdaulat, adil, demokratis, dan sejahtera.

 

Sejarawan sekaligus Peneliti Senior BRIN Prof. Dr. Asvi Warman Adam memaparkan bahwa perjalanan pemikiran Bung Karno dan lahirnya Marhaenisme tidak dapat dipisahkan dari Kota Bandung. Ia menyoroti berbagai situs dan peristiwa penting, mulai dari masa pendidikan Bung Karno, pendirian PNI, hingga Konferensi Asia-Afrika 1955 yang menjadi tonggak penting perjuangan anti-kolonialisme dunia.

Baca Juga:  Kolaborasi Sukses,Adjie Rimbawan Jadikan Festival Dayung Agenda Tetap

 

Sementara itu, Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pancasila Prof. Dr. Drs. Adv. Ganjar Razuni, D.H., M.Si., menekankan pentingnya menjaga kesinambungan ideologi dan semangat perjuangan PNI di tengah perubahan zaman. Ia menilai Marhaenisme harus terus diterjemahkan ke dalam gagasan dan tindakan nyata yang mampu menjawab persoalan masyarakat.

 

Pandangan tersebut diperkuat Anggota DPRD DKI Jakarta Dwi Rip Sambodo, S.E., M.M., serta akademisi Dr. Ade Reza Hariyandi, M.Si., yang turut membahas dinamika perjuangan politik, organisasi, dan tantangan kebangsaan. Para narasumber menilai refleksi 99 tahun PNI harus menjadi momentum evaluasi sekaligus pembaruan strategi perjuangan agar tetap relevan menjelang satu abad PNI pada 2027.

 

Melalui simposium ini, PA GMNI Jakarta Raya berharap semangat Marhaenisme, gotong royong, keberpihakan kepada rakyat, dan kedaulatan nasional dapat terus diperkuat sebagai bagian dari perjuangan membangun Indonesia yang berkeadilan sosial.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Lansung ke Muara Angke,Serap Aspirasi Warga Lewat Jaga Jakarta On The Sport
Ronny Mepet : Perundungan Bukan Lagi Sekadar Candaan
Inge Nurtjahyo : UI Dorong Gerakan Anti-Bullying Dimulai Sejak Usia Sekolah
HUT Ke-1 PRI di Kepri, Ratusan Kader Hadiri Perayaan dan Bagikan Bansos
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat Jakarta Utara,Bahas Kamtibmas dan Kerukunan
Tiga Calon wisatawan Rugi Rp66 Juta, Jadi Korban Penipuan Pengurusan Visa Taiwan
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta
JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Ganguan Kamtibmas

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:25 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Lansung ke Muara Angke,Serap Aspirasi Warga Lewat Jaga Jakarta On The Sport

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:23 WIB

Ronny Mepet : Perundungan Bukan Lagi Sekadar Candaan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:15 WIB

Inge Nurtjahyo : UI Dorong Gerakan Anti-Bullying Dimulai Sejak Usia Sekolah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:54 WIB

HUT Ke-1 PRI di Kepri, Ratusan Kader Hadiri Perayaan dan Bagikan Bansos

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat Jakarta Utara,Bahas Kamtibmas dan Kerukunan

Berita Terbaru

Berita

Ronny Mepet : Perundungan Bukan Lagi Sekadar Candaan

Minggu, 9 Agu 2026 - 01:23 WIB