Slamet Ariyadi Resmi Nakhodai BMPAN,Pengamat SDI: Jadi Kunci Strategis PAN Menuju Pemilu 2029

Zaenal Langgar

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jakarta-Senin, 13 Juli 2026 – Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) secara resmi menetapkan Slamet Ariyadi sebagai Ketua Umum DPP PAN Periode 2026-2031 dalam Kongres VII yang berlangsung pada 10-12 Juli 2026 di Marbella Hotel, Anyer, Kabupaten Serang, Banten. Terpilihnya anggota DPR RI tersebut diprediksi akan membawa napas baru bagi organisasi sayap partai berlambang matahari ini.

 

Slamet Ariyadi bukanlah wajah baru dalam ekosistem PAN. Sebelum terpilih sebagai Ketua Umum, ia mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP BM PAN periode 2021-2026.

 

Rekam jejaknya yang mumpuni, mulai dari pengalaman sebagai Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Trunojoyo, aktivis PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), hingga kursi parlemen di Senayan, menjadikannya sosok yang dianggap mampu menjembatani aspirasi kaum muda dengan kebijakan partai.

 

Langkah Cerdas Zulkifli Hasan

 

Pengamat Sosial Politik dari Swarna Dwipa Institute, Lutfi Nasution, memberikan apresiasi atas suksesi ini. Menurutnya, terpilihnya Slamet Ariyadi merupakan langkah taktis yang cerdas dari Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan.

 

“Ini adalah pilihan strategis yang sangat terukur. Zulkifli Hasan paham bahwa untuk menghadapi tantangan Pemilu 2029, PAN membutuhkan motor penggerak yang tidak hanya berwawasan luas, tetapi juga memiliki akar rumput yang kuat di kalangan mahasiswa dan aktivis muda,” ujar Lutfi Nasution saat dihubungi, Senin (13/7/2026).

 

Lutfi menambahkan bahwa kombinasi pengalaman Slamet Ariyadi di jalur birokrasi, legislatif, dan organisasi kepemudaan (OKP) menjadi modal besar.

 

“Slamet memiliki kombinasi antara intelektualitas aktivis dan pragmatisme politik yang matang. Jika ia mampu mengonsolidasikan basis pemilih muda, terutama di daerah-daerah kunci, ia akan menjadi instrumen vital dalam mendulang suara bagi PAN di Pemilu 2029 mendatang,” tambahnya.

 

Langkah Awal: Konsolidasi dan Digitalisasi Kader

 

Terkait program kerja, Slamet Ariyadi diprediksi akan langsung tancap gas. Lutfi Nasution, yang juga Aktivis 98 ini, menyoroti bahwa 100 hari pertama kepemimpinan Slamet kemungkinan besar akan difokuskan pada penguatan infrastruktur digital organisasi.

 

“Slamet Ariyadi memahami betul bahwa bahasa pemilih muda tahun 2029 adalah bahasa teknologi dan keterlibatan aktif. Saya melihat dalam 100 hari ke depan, ia akan fokus pada dua hal: restrukturisasi kader hingga ke level akar rumput dan digitalisasi program kerja BM PAN agar lebih relevan dengan gaya hidup generasi baru,” jelas Lutfi.

 

Lutfi menilai langkah ini adalah bagian dari persiapan jangka panjang untuk mengubah citra partai menjadi lebih dinamis dan solutif terhadap isu-isu krusial seperti lapangan kerja, ekonomi kreatif, dan isu lingkungan yang menjadi perhatian utama generasi Z dan Alpha saat ini.

Baca Juga:  JANGKAR NUSANTARA Akan Gelar Aksi di Mabes Polri dan Kompolnas, Desak Evaluasi Kapolres Kolaka Utara

 

“Dengan latar belakangnya di PMII dan organisasi kemahasiswaan, Slamet memiliki insting untuk melakukan mobilisasi massa yang organik. Jika ini disinergikan dengan arahan strategis DPP PAN di bawah Zulkifli Hasan, BM PAN akan menjadi mesin elektoral yang sangat menakutkan bagi lawan politik pada Pemilu 2029,” terang Lutfi.

 

 

Fokus Utama: Ruang Kreativitas untuk Kompetisi Global

 

Selain penguatan organisasi, Slamet Ariyadi telah mengisyaratkan bahwa kepemimpinannya akan memprioritaskan penyediaan ruang seluas-luasnya bagi anak muda untuk mengaktualisasikan diri. Baginya, BM PAN harus bertransformasi menjadi inkubator bagi generasi muda dalam menjawab tantangan zaman.

 

“Slamet Ariyadi menekankan pentingnya BM PAN sebagai wadah bagi anak muda untuk mengasah minat dan bakat di berbagai sektor, mulai dari ekonomi kreatif, teknologi, hingga diplomasi.

 

Ia tidak ingin anak muda hanya menjadi objek politik, melainkan subjek yang kompetitif di kancah global,” ungkap Lutfi Nasution saat menganalisis arah kebijakan tersebut.

 

Lutfi menilai, inisiatif ini merupakan jawaban atas kekhawatiran generasi muda akan ketatnya persaingan di pasar kerja global.

 

Dengan memberikan akses pelatihan, ruang kolaborasi, dan jaringan yang kuat, BM PAN di bawah kepemimpinan Slamet Ariyadi berpotensi menjadi “jembatan emas” bagi talenta-talenta muda Indonesia.

 

“Ini adalah strategi yang sangat relevan. Jika BM PAN mampu menjadi katalisator bagi pengembangan bakat anak muda, maka kepercayaan publik terhadap PAN akan meningkat secara signifikan. Anak muda tidak hanya akan melihat partai sebagai tempat berpolitik, tetapi sebagai rumah untuk tumbuh dan berkembang menghadapi persaingan global yang semakin berat,” tutup Lutfi.

 

Estafet Kepemimpinan

 

Dalam pidato perdananya, Slamet Ariyadi berkomitmen untuk membawa BM PAN menjadi wadah kreatif bagi kaum muda sekaligus garda terdepan dalam menjaga marwah partai.

 

Ia menegaskan akan segera melakukan restrukturisasi dan penguatan di tingkat wilayah untuk memastikan mesin organisasi berjalan optimal.

 

Terpilihnya Slamet Ariyadi di Kongres VII ini diharapkan tidak hanya menguatkan internal BM PAN, tetapi juga meningkatkan elektabilitas PAN di mata pemilih pemula dan milenial yang akan mendominasi panggung demokrasi Indonesia di tahun 2029.

 

 

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

 

 

Reporter : Edo Lembang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detikberita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Terima Panglima Jilah, Respons Langsung Aspirasi Masyarakat Dayak
Aktivis Minta Dugaan Praktik Internet di Sikakap Diusut, Pemerintah Didorong Percepat Akses Resmi
Warga Gang 9 Warakas Tutup Perayaan HUT RI ke 81 dengan Pembagian Hadiah dan Makan Bersama
IPJI Kepri Siap Turun Ke Jalan: Duduk Perkara Pernyataan Wawako Batam Bukan Sekadar Kekeliruan, Tapi Kesombongan
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perketat Pengamanan Embarkasi KM Tidar,1.163 Penumpang Tujuan Surabaya
Afgan Hadirkan “Langit Merah Muda”, OST Agensi Rumah Tangga yang Bawa Kisah Kafka dan Katia
PP ISMAHI: Jangan Biarkan Potongan Video dan Tuduhan Anonim Menggantikan Proses Hukum

HAK JAWAB

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.  Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: detikdjakartaofficial@gmail.com.

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 01:52 WIB

Presiden Prabowo Terima Panglima Jilah, Respons Langsung Aspirasi Masyarakat Dayak

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Aktivis Minta Dugaan Praktik Internet di Sikakap Diusut, Pemerintah Didorong Percepat Akses Resmi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Warga Gang 9 Warakas Tutup Perayaan HUT RI ke 81 dengan Pembagian Hadiah dan Makan Bersama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:14 WIB

IPJI Kepri Siap Turun Ke Jalan: Duduk Perkara Pernyataan Wawako Batam Bukan Sekadar Kekeliruan, Tapi Kesombongan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Ichsanuddin Noorsy: Ekonom Struktural Yang Tersisa (Bagian-2)

Minggu, 30 Agu 2026 - 08:31 WIB